Legenda Persib Yudi Guntara Soroti Adaptasi Jelang Piala Presiden 2024
Legenda Persib, Yudi Guntara soroti adaptasi tim jelang Piala Presiden 2024. Pergantian pemain menjadi alasannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Legenda Persib, Yudi Guntara soroti adaptasi tim jelang Piala Presiden 2024. Pergantian pemain menjadi alasannya.
Legenda Persib era 90 an ini akui chemistry antar pemain ini sudah baik. Yudi Guntara membuktikan tim asuhan Bojan Hodak ini mampu menjadi juara.
Namun, lanjut Yudi Guntara, saat ini Persib mengalami pergantian pemain. Seperti Stefano Beltrame, Alberto Rodriguez yang memutuskan hengkang.
“Otomatis pasti sekarang yang namanya adaptasi itu pasti akan terjadi lagi. Nah ini bagaimana nih coach Bojan Hodak mengenai adaptasi ini bisa cepat, terutama pemain-pemain baru yang menggantikan Beltrame dan Alberto,” kata Yudi Guntara.
Legenda yang turut mengantarkan Persib juara Liga ada musim 1994/1995 silam ini pun yakin para pemain pengganti yang didatangkan seperti Mateo Kocijan, Gustavo Franca dan Tyronne del Pino Ramos perlu beradaptasi.
“Tapi, ada sisi positifnya menurut saya. Mau kemana dulu nih Persib. Apakah Piala Presiden akan dijadikan ajang uji coba bagi semua pemain, ya tentunya pasti menurut saya akan kesitu tujuannya. Target utama yang gengsi itu adalah Champions Asia dan Liga Indonesia. Tidak apa-apa kalau menurut saya, tapi komitmennya adalah mungkin Persib tidak menargetkan sesuatu untuk Piala Presiden,” tuturnya.
Yudi Guntara merasa Piala Presiden 2024 ini menjadi kesempatan bagi pelatih Bojan Hodak untuk mencoba seluruh pemainnya. Sehingga Persib akan memiliki gambaran saat menghadapi kompetisi sebenarnya.
“Jadi ajang uji coba, istilahnya ga usah nyari-nyari lagi klub lawan. Kita tahu sendiri Borneo FC kualitasnya seperti apa, Persis Solo seperti apa kemudian PSM juga pernah mengalahkan kita. Nah itu menurut saya segi positif nya itu,” katanya.
Ia pun berharap Bobotoh untuk tidak terlalu banyak memberikan tuntutan kepada Persib. Apalagi sampai harus menjadi juara di Piala Presiden 2024.
“Karena Beltrame pergi, Alberto Pergi. Sekarang uji coba lagi bagaimana misalkan tidak ada David Da Silva, ada Dimas Drajad. Bagaimana uji coba Mateo di posisi tengah bersama Tyrone dan Marc klok. Banyak sekali terutama di lapangan tengah,” pungkasnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

