Lembang Tetap Dilanda Banjir, Pernyataan Arsan Latif Cegah Banjir Sebelum Nataru Tak Terbukti
Persoalan banjir di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga kini belum bisa dientaskan Pemda Bandung Barat. Padahal, beberapa Bupati Bandung Barat kerap berjanji untuk memberikan solusi penanganan banjir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Persoalan banjir di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga kini belum bisa dientaskan Pemda Bandung Barat. Padahal, beberapa Bupati Bandung Barat kerap berjanji untuk memberikan solusi penanganan banjir.
Tak terkecuali Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif yang menyebut bakal memperbaiki saluran-saluran drainase sebelum libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Namun, hingga Natal berlalu banjir kembali menerjang sejumlah kawasan di Lembang.
Salah satunya seperti banjir yang menerjang permukiman warga di Jalan Maribaya, Lembang pada Senin 25 Desember 2023 yang dipicu saluran drainase dari arah Pasar Panorama Lembang yang tak kunjung diperbaiki.
"Banjir yang merendam sejumlah permukiman warga di Jalan Kenanga dipicu curah hujan lebat yang terjadi sejak Senin sore hingga malam," ungkap salah satu korban banjir Nadya Saphira kepada wartawan, Selasa 26 Desember 2023.
"Itu dikarenakan, limpahan air dari arah Pasar Panorama Lembang meluap hingga ke Jalan Maribaya," sambungnya.
Nadya menyebut, tingginya intensitas curah hujan tersebut membuat luapan air masuk ke dalam rumah dan merendam barang-barang yang ada di kediamannya.
"Kami kerepotan berusaha menyurutkan air.
Jadi kami berusaha untuk membuang air melalui pintu dapur. Karena kalau tidak, ketinggian air bisa bertambah bersamaan dengan hujan yang semakin deras," sebutnya.
Sebelumnya, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif mengungkapkan, bakal fokus melakukan perbaikan saluran-saluran drainase yang ada di wilayah Lembang.
"Kita akan segera diperbaiki karena jangan sampai tahun baru ramai, hujan malah banjir," kata Arsan belum lama ini.
Menurutnya, untuk penanganan banjir Pemda Bandung Barat sudah punya solusi.
"Kami sudah turun, pak Kadis segera bergerak, pokoknya sebelum Nataru selesai karena kita harus punya kebanggaan Nataru tidak ada banjir, begitu kira-kira," tukasnya. (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani
