Lempar Ponsel Penggemar dalam Pertemuan di Tiongkok, Soobin TXT Kena Hujatan Netizen

Sikap Soobin TXT dipertanyakan setelah melempar ponsel penggemar yang terus mengikutinya di Tiongkok.

Lempar Ponsel Penggemar dalam Pertemuan di Tiongkok, Soobin TXT Kena Hujatan Netizen
Soobin TXT.

INILAHKORAN, Bandung - Sikap Soobin TXT kini dipertanyakan setelah video melepar Ponsel Penggemar viral.

Soobin TXT menuai beragam reaksi setelah Melempar Ponsel Penggemar dalam sebuah pertemuan yang ricuh di Tiongkok.

Netizen mempertanyakan Sikap Soobin TXT, apakah sang idola membela privasinya atau melewati batas?

"Saya merasa terganggu dan terluka hari ini." Itulah satu-satunya pesan tersirat yang diposting Soobin TXT di media sosial, beberapa jam setelah insiden viral di Tiongkok memicu perdebatan publik yang panas.

Saat sedang dalam perjalanan pribadi, Soobin TXT tiba-tiba dikerumuni sekelompok Penggemar di sebuah gedung di Tiongkok, meskipun tim keamanannya sudah ada.

Saat kesulitan mencapai lift, sang idola tampak tertekan karena para Penggemar terus mengerumuninya sambil merekam sang idola.

Namun, situasi memanas secara dramatis ketika seorang Penggemar melemparkan ponselnya ke dalam lift, mengenai atau hampir menyerempet Soobin TXT.

Sebagai tanggapan, Soobin TXT mengangkat telepon dan melemparkannya kembali dengan tegas.

Ketika Ponsel kedua terlempar ke dalam lift beberapa saat kemudian, reaksinya kurang terkendali, Soobin TXT melemparkannya dengan keras kembali ke arah kerumunan.

"Soobin dilempari dua Ponsel, dan reaksinya terutama yang kedua, menunjukkan rasa frustrasinya," catat para Penggemar, beberapa berempati dengan hak privasinya sementara yang lain mempertanyakan perilakunya.

Insiden ini dengan cepat memicu kontroversi di platform seperti Weibo dan Twitter. Satu kubu mengkritik sang idola karena bereaksi agresif, memperingatkan potensi cedera, dan menuduhnya tidak menghargai dukungan Penggemar.

Namun, yang lain membela reaksinya, menunjukkan ketidakpedulian yang nyata terhadap ruang pribadinya di momen pribadi.

"Dia manusia pertama, baru idola kedua," tulis seorang netizen. "Penggemar yang melewati batas seperti ini adalah alasan mengapa kelelahan begitu umum."

Insiden ini menyusul kekacauan lain sehari sebelumnya di Stasiun Busan, di mana ratusan Penggemar yang terlalu bersemangat menciptakan situasi seperti kejar-kejaran sambil mengejar Soobin TXT.

Video dari kedua kejadian tersebut menggarisbawahi masalah perilaku sasaeng (Penggemar obsesif) yang masih berlangsung di industri K-Pop.

Lahir pada tahun 2000, Choi Soo Bin adalah leader Tomorrow X Together (TXT), boy grup andalan HYBE setelah BTS.

Dikenal karena sikapnya yang tenang, visual yang lembut, dan kemampuan kepemimpinannya, Soobin TXT juga menorehkan prestasi sebagai mantan MC Music Bank bersama Arin Oh My Girl.

Pada bulan November 2024, Big Hit Music mengumumkan bahwa Soobin TXT akan beristirahat dari aktivitas karena masalah kesehatan, yang membuat khawatir Penggemar di seluruh dunia.

Di bawah kepemimpinan Soobin, TXT telah menghasilkan banyak lagu hits, termasuk Blue Hour, 0X1=LOVESONG (I Know I Love You), Sugar Rush Ride, dan Chasing That Feeling.

Kesuksesan ini telah mengukuhkan reputasinya sebagai pemimpin ideal di generasi keempat K-Pop.

Meskipun tindakan Soobin TXT mungkin mengejutkan beberapa orang, tindakan tersebut juga telah membuka diskusi penting tentang batasan pemujaan idola dan pentingnya menghormati batasan pribadi.

Seiring berkembangnya jangkauan global K-Pop, kedewasaan budaya penggemarnya pun harus meningkat.

Entah dilihat sebagai momen kehilangan kesabaran atau pembelaan diri yang dibenarkan, insiden tersebut menyoroti ketegangan yang tumbuh antara persona publik dan kehidupan pribadi, keseimbangan rumit yang kini menjadi pusat perhatian Soobin TXT.***


Editor : Irma Nurfajri