Levy Madinda Diam-diam Pantau Bobotoh Persib
Playmaker anyar Persib Levy Madinda diam-diam memantau suporter fanatik Maung Bandung yang biasa disebut Bobotoh.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Playmaker anyar Persib Levy Madinda diam-diam memantau suporter fanatik Maung Bandung yang biasa disebut Bobotoh.
Hal itu dilakukan Levy Madinda tepat setelah mendapatkan tawaran untuk bisa membela Persib di Liga Indonesia usai dipinjamkan Johor Darul Ta'zim (JDT) yang merupakan klub asal Malaysia.
Levy Madinda mengaku belum pernah melihat secara langsung Bobotoh. Sebab, bermain untuk Persib ini merupakan kali pertamanya menjalani karir sepak bolanya di Indonesia.
"Saya belum melihat secara langsung tapi di Instagram, saya sudah melihatnya," ungkap Levy Madinda.
Pemain asal Gabon yakin bentuk dukungan Bobotoh akan mengalami perbedaan ketika dia bermain di Liga Eropa. Sebab dia pernah membela Celta Vigo yang berlaga di La Liga atau kasta tertinggi Liga Spanyol.
"Tapi yang pasti suporter itu penting bagi tim, kami membutuhkan mereka dan kami butuh suporter, kami butuh dukungan mereka. Saya rasa kami akan memberikan segalanya untuk mereka," tegasnya.
Persib sendiri mengajak Bobotoh untuk menciptakan suasana aman dan nyaman dalam penyelenggaraan pertandingan kandang, termasuk saat menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis, 3 Agustus 2023.
Ajakan tersebut disampaikan Vice President Operations PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Andang Ruhiat. Ia sangat yakin, Bobotoh bisa mentaati dan menghormati seluruh regulasi serta peraturan pertandingan.
Sesuai regulasi, Andang mengingatkan Bobotoh untuk tidak membawa barang-barang terlarang seperti flare, minuman keras, narkoba, senjata tajam, bahan lain yang mengandung peledak, senjata tajam (sajam), serta tidak menyanyikan lagu bernada SARA, mengibarkan spanduk bernada provokatif.
"Kita harus bersama-sama menciptakan suasana pertandingan sepak bola yang aman dan nyaman. Dengan begitu pertandingan sepak bola dapat dinikmati oleh semua kalangan, khususnya keluarga, kaum perempuan, ibu dan anak-anak," kata Andang.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono pun memastikan bakal menindak tegas kepada siapapun yang melanggar regulasi dan peraturan yang telah ditetapkan, termasuk flare. Hal itu disampaikan Kapolrestabes Bandung dalam rapat koordinasi pengamanan.
"Kami sudah komitmen dengan pihak Bobotoh, juga manajemen (PT PBB), kalau nanti ditemukan flare atau barang terlarang lainnya, mereka sepakat untuk diberi tindakan tegas," tandasnya.*** (muhammad ginanjar)
Editor : Doni Ramdhani

