Lima Direksi BUMD Termasuk Jaswita Jabar Diultimatum Bey, Gegara Izin Bianglala dan Astro?
Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin mengultimatum lima direksi BUMD mundur jika gagal memenuhi KIP. Termasuk direksi Jaswita Jabar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin mengultimatum lima direksi BUMD mundur jika gagal memenuhi KIP. Termasuk direksi Jaswita Jabar.
Selain Jaswita Jabar, empat direksi BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat lainnya yang diminta mundur bila gagal memenuhi key performance indicator (KPI) adalah PT Jasa Sarana, PT Tirta Gemah Ripah, PT Migas Utama Jabar, dan PT Bandara International Jawa Barat (BIJB).
Di antara kelimanya, Jaswita Jabar sedang menghadapi masalah terkait dengan perizinan sektor wisaya di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Salah satunya adalah pelanggaran izin pendirian bianglala di kawasan wisata Puncak. Pemkab Bogor menyatakan bianglala tersebut berada di luar site plan dan karena itu belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).
Selain itu, Restoran Asep Stroberi (Astro) yang juga bermasalah dalam hal IMB dan PBG, ternyata menurut Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor, Irwan Purnama, proses perizinannya juga diajukan Jaswita Jabar.
Bey Machmudin sendiri mengatakan lima direksi BUMD tersebut telah menandatangani pakta integritas siap mundur, jika gagal memenuhi target yang diberikan.
Harapannya, dengan adanya pakta integritas dapat menjadi pelecut lima BUMD tersebut untuk memperbaiki kinerjanya.
Terlebih kini perampingan di jajaran direksi telah dilakukan, sebagai efisiensi dan peningkatan kinerja BUMD tersebut.
“Karena BUMD kita perlu treatment khusus. Ini kami berikan kesempatan lagi. Untuk direksi tidak diganti. Dikurangi iya. Mereka yang bertahan, melakukan pakta integritas dan harus mencapai KPI-nya," ujar Bey Machmudin di Kota Bandung, Selasa 30 Juli 2024.
Selain lima BUMD itu, 36 BUMD lainnya lanjut dia, turut mendapat sorotan guna meningkatkan kinerjanya. Harapannya, BUMD tersebut dapat bekerja lebih maksimal, memberikan kontribusi untuk pembangunan di Jawa Barat.
"Semua. (Lima BUMD) Jaswita, Jasa Sarana, TGR (Tirta Gemah Ripah), Migas Utama Jabar dan BIJB," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Zulfirman


