Listrik Mati, Pelayanan Publik Pemkot Cimahi tak Optimal
Pemadaman listrik terjadi di Pemkot Cimahi sejak Senin (2/12/2019) sehingga menyebabkan beberapa layanan publik terganggu, salah satunya di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung – Pemadaman listrik terjadi di Pemkot Cimahi sejak Senin (2/12/2019) sehingga menyebabkan beberapa layanan publik terganggu, salah satunya di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
Di Disdukcapil Kota Cimahi, Selasa (3/12/2019), masyarakat sudah mengantre di pelayanan untuk mengurus berbagai keperluan administrasi kependudukan. Kendati listrik sudah nyala, pelayanan masih belum maksimal.
Seperti yang dialami Mimi Midawati (44), warga Cipageran, Cimahi Utara. Rencananya, ia akan mengurus surat pindah dan pembuatan KK. Namun ditakutkan harus menunggu lama dan terpaksa kembali lagi keesokan harinya.
"Kemarin sempat ke sini, ternyata mati listrik. Hari ini nyoba lagi, tapi tadi disarankan menunggu atau kembali besok. Masih eror katanya server-nya," katanya.
Sekretaris Disdukcapil Kota Cimahi Yoshepina Dewani mengaku sejak padamnya lsitrik otomatis berdampak terhadap lumpuhnya seluruh pelayanan seperti pembuatan KTP, KK dan sebagainya. Sebab seluruh pelayanan Disdukcapil sudah menggunakan sistem.
"Kejadian mati lampu perkirakan pukul 10.00 WIB, kita coba tunggu karena memang layanan Disdukcapil ini membutuhkan tenaga listrik," ungkapnya saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Selasa (3/11/2019).
Pihaknya sempat mencoba menunggu listrik hidup. Genset milik Pemkot Cimahi sempat dinyalakan namun tak bertahan lama. Lantaran server mati dan tidak ada cadangan otomatis pengerjaan pun berhenti.
Pagi ini, pihaknya mencoba kembali membuka pelayanan kepada masyarakat. Namun ternyata server-nya belum optimal. Atas permasalahan teknis ini, pihaknya berharap masyarakat bisa memakluminya.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Intinya dengan matinya listrik ini tentu ada alat yang perlu dipersiapkan untuk pelayanan berikutnya sehingga memakan waktu untuk stabil," jelasnya.
Asisten III Bidang Administrsi Umum Kota Cimahi Tata Wikanta menjelaskan, sebetulnya padamnya listrik itu terjadi sejak Minggu sore karena adanya kerusakan jaringan listrik akibat hujan besar. Tapi hingga Senin pagi ternyata listik masih belum hidup.
Kemudian, genset dihidupkan agar pelayanan di Pemkot Cimahi tetap berjalan. Namun pukul 10.00 WIB genset tidak terkontrol sehingga akhirnya mati.
"Tidak terkontrol, solar habis. Begitu diisi, genset macet sampai siang gak bisa. Allhamdulilah tadi pagi dicoba jalan," ungkapnya. (Ahmad Sayuti)
Editor : DeryFG

