LKP RMA Asah Kemampuan Diri di Bidang Model dan Akting
Lembaga Kursus dan Pelatihan Revi Model & Akting (LKP RMA), satu-satunya lembaga kursus model dan akting pertama di Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Lembaga Kursus dan Pelatihan Revi Model & Akting (LKP RMA), satu-satunya lembaga kursus model dan akting pertama di Kota Bandung.
Sekolah pelatihan model dan akting ini sudah memiliki sertifikasi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung.
Wakil Kepala Sekolah LKP RMA Bandung Gun Gun Gumilar menjelaskan, materi kelas advance yang diujikan itu lebih pada simulasi fashion show di atas panggung, lengkap dengan pakaian ciri khas budaya Jawa Barat. Kelas advance tersebut, dibutuhkan waktu sekira tiga bulan.
Baca Juga: Leica dan Olympus Tawarkan Kursus Virtual Gratis
"Untuk kelas advance ini ujiannya bergabung di saat materi akhir yaitu diajarkan pengembangan diri, belajar make up dan table manners. Saat ujian kemarin-kemarin sudah kami ajarkan sekaligus pemberian sertifikat bagi para peserta," ujar Gun Gun saat ditemui di kantornya, Senin 20 Desember 2021.
Menurut dia, kelas advance penting diikuti siswa LKP RMA. Pasalnya, kelas advance itu lebih pada pematangan materi siswa yang membutuhkan pendampingan dan bimbingan.
Di kelas advance juga, para siswa dibekali berbagai materi mulai dari simulasi untuk menghadapi even fashion show, fotoshoot, hingga teknik pengambilan foto.
Baca Juga: PTM Terbatas Kota Bandung Masuk Tahap Ketiga, 632 Sekolah Dapat Izin Belajar di Kelas
"Jadi kelas advance ini sangat penting bagi model, karena materinya lebih ke simulasi, dan si model itu dituntut siap menjadi model profesional, mulai dari materi, dan ketika menghadapi job atau even-even, nanti dilakukan pematangan oleh kami," papar Gun Gun.
Selain itu, LKP RMA juga menyediakan kelas basic (dasar). Di mana, materi-materi kelas basic ini lebih condong pada mengembangkan potensi anak dan remaja untuk meraih prestasi di kanca modeling.
"Banyak orang tua yang mendaftarkan putera/puterinya ke LKP RMA karena lembaga pendidikan ini memiliki materi-materi pertemuan berbeda-beda. Bukan hanya model profesional seperti menjadi artis karena sekolah di sini lebih ke pengembangan pribadi. Mereka juga lebih untuk mengembangkan minat bakat," pungkasnya. *** (Okky Adiana)
Editor : inilahkoran

