Longsor di Mulyaharja, Bocah Laki-laki Tertimbun Reruntuhan Rumpun Bambu

Tingginya intensitas hujan pada Jumat 9 Januari 2026 mengakibatkan bencana longsor di Mulyaharja. Material longsor menimbun satu rumah di RT 04/10 Pabuaran, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Tengah. 

Longsor di Mulyaharja, Bocah Laki-laki Tertimbun Reruntuhan Rumpun Bambu
Longsoran menggerus rumpun bambu yang menimpa rumah, sehingga satu anak laki-laki berusia empat tahun terjebak di antara pohon bambu. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Tingginya intensitas hujan pada Jumat 9 Januari 2026 mengakibatkan bencana longsor di Mulyaharja. Material longsor menimbun satu rumah di RT 04/10 Pabuaran, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Tengah. 

Longsoran menggerus rumpun bambu yang menimpa rumah, sehingga satu anak laki-laki berusia empat tahun terjebak di antara pohon bambu. 

Salah seorang warga, Ilham mengatakan kejadian longsor di Mulyaharja itu mengakibatkan satu anak berusia 4 tahun masih tertimbun material bambu. 

"Ada anak usia 4 tahun masih terjebak. Kami sudah lapor ke BPBD dan Damkar, sedang meluncur. Ini harus benar-benar diangkut runtuhan pohon bambunya," ungkap Ilham. 

Saat dikonfirmasi, Camat Bogor Selatan Irman Khaerudin membenarkan kejadian longsor di Mulyaharja. Pihaknya bersama BPBD Kota Bogor dan ambulance menuju lokasi kejadian. 

"Informasinya, anak usia 4 tahun masih terjebak. Kami segera melakukan evakuasi dengan BPBD dan Damkar," ujar Irman. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko PS menjelaskan mendapatkan laporan dari warga, timnya dengan peralatan lengkap langsung meluncur ke Mulyaharja untuk evakuasi. 

"Anak usia 4 tahun masih terjebak, kami akan evakuasi. Kami bersama Damkar, Tagana dan tim gabungan lainnya meluncur ke TKP," jelasnya. 

Terpisah, Lurah Mulyaharja Muslim Yuliantono memaparkan longsor diduga karena intensitas hujan tinggi di Mulyaharja, satu rumah tertimbun tanah dan pohon-pohon bambu. Saat di kejadian posisinya dua anak tengah tidur di kamar. 

"Warga langsung melakukan pertolongan pertama. Anak yang lebih besar bisa dievakuasi karena masih bisa diraih oleh warga. Tinggal anak laki-laki usia 4 tahun masih terjebak. Kami masih berusaha mengevakuasi sambil menunggu tim BPBD dan Damkar yang masih dalam perjalanan," jelasnya. 


Editor : Doni Ramdhani