Lorong Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Banyak Tertutup, Evakuasi Korban Jadi Sulit
Lorong bangkai Kapal Virgo Transport 8 banyak tertutup sehingga menyulitkan penyelam mencari korban. Hingga hari ke-18, 57 korban masih dicari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Proses pencarian korban Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa masih menghadapi kendala. Kepala Seksi Operasi Basarnas Banjarmasin Bramantya Semara menyebut sejumlah lorong di dalam bangkai kapal banyak yang tertutup sehingga menyulitkan akses penyelam.
“Akses masuk penyelam ke badan kapal sangat terbatas karena tertutup,” kata Bramantya di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Rabu (30/9) malam.
Bramantya menjelaskan, posisi kapal yang terbalik membuat barang-barang, termasuk milik penumpang, berada di bagian langit-langit kapal.
Kondisi tersebut juga menyulitkan tim penyelam karena masih ada kemungkinan jasad korban berada di dalam badan kapal. Karena itu, penyelam yang mendukung operasi pencarian di bawah permukaan laut harus bekerja secara hati-hati dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Selain akses yang terbatas, posisi bangkai kapal juga masih labil akibat pengaruh arus dan gelombang yang cukup kencang. Kondisi itu membuat upaya penyisiran di sekitar badan kapal menjadi berisiko.
“Namun pada prinsipnya kita tetap mengoptimalkan segala upaya yang bisa dilakukan agar bisa menemukan sisa korban,” tegas Bramantya.
Pencarian juga terus dilakukan di wilayah perairan Kalimantan Tengah. Langkah tersebut dilakukan menyusul banyaknya korban yang ditemukan di wilayah tersebut.
Hingga Rabu (30/9), sebanyak 22 jasad korban Kapal Virgo Transport 8 telah ditemukan di perairan Kalimantan Tengah, terutama di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Sukamara. Dari jumlah tersebut, 18 jasad telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.
Sementara empat jasad lainnya masih dalam perjalanan menuju Banjarmasin melalui jalur darat.
Pada hari ke-18 operasi SAR, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 186 orang dari total 243 penumpang dan kru kapal telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 78 orang meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 57 korban yang dalam proses pencarian. Basarnas juga mengerahkan 1.041 personel gabungan serta 63 penyelam untuk memperkuat operasi pencarian.
Tim SAR gabungan tetap melakukan pencarian melalui unsur laut, udara, darat, serta penyelaman dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan keselamatan seluruh personel yang terlibat.***
Editor : JakaPermana

