Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unjani Akui Terinspirasi jadi Pelaku Usaha Usai Bantu UMKM Cimahi Dapatkan Sertifikasi Halal
Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata atau KKN, sejumlah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) berkesempatan membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Cimahi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata atau KKN, sejumlah Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) berkesempatan membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Cimahi.
Selama satu bulan, mereka terjun ke lapangan dan terlibat langsung dalam berbagai aspek pengelolaan UMKM. Terutama dalam proses sertifikasi halal dan pengelolaan usaha.
"Salah satu tugas utama kami selama KKN ini membantu pelaku usaha dalam pengurusan sertifikasi halal untuk produk mereka," kata salah satu mahasiswa Prodi Manajemen FEB Unjani, M. Reza Saputra, Rabu 21 Agustus 2024.
"Kami juga membantu pengiriman produk dan juga fokus pada pembuatan sertifikasi halal. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada kendala yang berarti, proses pembuatan sertifikasi halal berjalan lancar," sambungnya.
Namun, Reza pun tak memungkiri persyaratan sertifikasi halal cukup banyak dan kompleks, mereka bisa melewatinya dengan baik berkat kerja sama tim.
"Kalau dibilang susah, memang ada tantangannya karena banyak persyaratan. Tapi dengan kerja sama teman-teman, semuanya menjadi lebih mudah," ucapnya.
Mahasiswa lainnya, Triyuda Pamungkas mengaku program KKN ini memberikan mereka kesempatan untuk mempelajari banyak hal tentang dunia bisnis.
Menurutnya, mereka tak hanya membantu proses administratif, namun juga mendapatkan wawasan tentang manajemen usaha secara langsung.
"Selama KKN ini, Alhamdulillah kami mendapat banyak ilmu, terutama dari Ibu Oti, salah satu pelaku UMKM di Cimahi," kata Triyuda.
"Pengalaman ini sangat berharga karena kami bisa belajar langsung dari para pelaku usaha tentang tantangan yang mereka hadapi," ucapnya.
Selain membantu sertifikasi halal, lanjut Triyuda, pihaknya juga memberikan berbagai masukan bagi pelaku UMKM tentang manajemen dan strategi pemasaran.
Pihaknya berharap UMKM di Cimahi dapat semakin berkembang dan dikenal lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.
"Buat UMKM di Kota Cimahi, semoga ke depannya semakin maju, semakin terkenal, dan lebih luas jangkauannya," ujarnya.
Sementara itu, tim KKN Unjani lainnya, Anisa Safitri dalam kegiatan tersebut berpesan kepada masyarakat agar lebih teliti dalam memilih produk makanan. "Untuk masyarakat, kalau seandainya membeli makanan, pastikan ada label halal di produknya," tambah
Sebagai pengalaman pertama mengikuti KKN, kata Anisa, dirinya merasa bahwa kegiatan ini sangat membantu mereka memahami dunia bisnis lebih baik.
Bahkan, dirinya terinspirasi untuk mendirikan usaha sendiri di masa depan. "Saya sudah kepikiran bahwa suatu saat nanti saya ingin membuka UMKM sendiri," ujarnya.***
Editor : JakaPermana

