Mahfud MD Sebut, Hakordia 2023 Harus Jadi Momentum Kebangkitan KPK
Calon Wakil Presiden Mahfud MD menyebut, peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2023 harus menjadi momentum kebangkitan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Calon Wakil Presiden Mahfud MD menyebut, peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2023 harus menjadi momentum kebangkitan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam orasi kebangsaan di Hotel Preanger, Kota Bandung, Sabtu 9 Desember 2023, Mahfud menuturkan pihaknya siap kembali memperkuat KPK. Sebab, lembaga anti rasuah tersebut memiliki peran penting dalam menekan kejahatan korupsi. Maka dari itu, Hakordia 2023 ini diharapkan menjadi momentum refleksi guna memperbaiki diri untuk masa mendatang.
"Saya sampaikan, bahwa peringatan hari anti korupsi adalah momen pas untuk melakukan refleksi," ujar Mahfud dalam orasinya.
Terlebih saat ini kata dia, kepercayaan masyarakat cenderung menurun seiring dengan banyaknya kasus korupsi yang terjadi. Dimana kerap terjadi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.
"Berdasarkan hasil survei transparansi internasional skor indeks persepsi korupsi, Indonesia mengalami penurunan drastis. Pada 2022 dari skor 38, menjadi 34," ucapnya.
Padahal, untuk memperbaiki peringkat dalam penurunan korupsi diakuinya sangat sulit dan butuh usaha ekstra keras. Sementara sekarang cenderung jeblok, dari peringkat 96, ke 110 dari 180 negara.
Tidak hanya itu, Cawapres nomor urut 3, pasangan Ganjar Pranowo ini turut meminta agar KPK dalam penetapan tersangka, harus disertai bukti yang kuat. Sebab tanpa bukti kata Mahfud, sama dengan melakukan penyiksaan.
"Menyiksa orang itu kan tidak boleh. Makanya itu diperbaiki besok agar orang tidak tersandera seumur hidup sebagai tersangka tapi tidak pernah dibawa ke pengadilan," imbuhnya.
Mahfud menilai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang selama ini sering dilakukan oleh KPK sudah begitu baik. Ia juga menegaskan tidak ada seorang pun yang bisa lolos dari jeratan OTT KPK.
"Kalau OTT saya anggap KPK oke, bagus. Gak ada satu pun orang di-OTT KPK lolos," terangnya.
Dalam lawatan ke Kota Bandung, Mahfud melakukan sejumlah kegiatan yakni orasi ilmiah di wisuda Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Kemudian, mengisi Orasi Kebangsaan pada Hari Anti Korupsi Sedunia. Terakhir menghadiri Bandung Interactive Hub, bersama relawan. (Yuliantono)***
Editor : JakaPermana


