Manchester United Menang Lawan Liverpool karena Empat Perjudian Erik ten Hag Ini

Manchester United akhirnya menang juga. Mereka mengalahkan Liverpool 2-1. Empat strategi pilihan Erik ten Hag jadi pemicunya.

Manchester United Menang Lawan Liverpool karena Empat Perjudian Erik ten Hag Ini
Manchester United merayakan kemenangan 2-1 atas Liverpool, kemenangan pertama Erik ten Hag di Liga Primer.

INILAHKORAN, ManchesterManchester United akhirnya menang juga. Mereka mengalahkan Liverpool 2-1. Empat strategi pilihan Erik ten Hag jadi pemicunya.

Gol Jadon Sancho dan Marcus Rashford membuat Manchester United membukukan kemenangan pertama musim ini. Mereka mencetak kemenangan 2-1 atas rivalnya Liverpool di Old Trafford. 

Manchester United akhirnya sampai juga ke performa terbaiknya setelah memastikan kemenangan menakjubkan atas Liverpool di Old Trafford.

Protes anti-Glazer mungkin menjadi pembicaraan di kota menjelang pertandingan. Tapi semuanya tertutup setelah Manchester United membukukan kemenangan pertama musim ini.

Gol dari Jadon Sancho dan Marcus Rashford membuat United unggul sebelum Mo Salah mencetak gol hiburan untuk The Reds asuhan Jurgen Klopp. Setan Merah berdiri tegak pada akhirnya saat mereka mengalahkan Liverpool untuk pertama kalinya di liga sejak 2018.

Ada empat strategi Erik ten Hag yang dinilai membuat Manchester United meraih kemenangan atas Liverpool.

1.Melawan Ronaldo

Keputusan ini bukan kejutan terbesar mengingat betapa putus asanya superstar Portugal itu untuk keluar dari klub. Tapi, tetap saja butuh sejumlah keberanian bagi Ten Hag untuk meninggalkan Cristiano Ronaldo dari starting line-upnya.

Marah atau tidak, pemain berusia 37 tahun ini bisa dibilang satu-satunya sumber gol konsisten United. Setelah kekalahan beruntun dari Brighton dan Brentford, hanya sedikit yang bisa menyalahkannya jika Erik ten Hag memberi kesempatan starter untuk Ronaldo.

Tapi Ten Hag melawan, dan diberi mendapatkan hasilnya. Manchester United apik dan ulet dalam menyerang, menekan dari depan dan terus-menerus menggigit Liverpool.

2.Tak memainkan Maguire

Keputusan besar lainnya yang dilakukan Ten Hag adalah meninggalkan kapten Harry Maguire. Lisandro Martinez, yang bermitra dengan Raphael Varane di lini belakang, tidak memulai kariernya dengan mudah di United. Tetapi tidak seperti Maguire, kepercayaan dirinya tidak menurun.

Pemain Argentina itu suka berkelahi dan bersemangat, cocok dengan suasana bising di Old Trafford.

Martinez memiliki tanggung jawab berat di sisi kiri dengan Mo Salah dan Trent Alexander-Arnold sebagai ancaman. Tetapi dia nyaris tidak melakukan kesalahan sepanjang malam.

3.Memilih lini tengah yang asertif

Soliditas di lini tengah adalah masalah besar bagi Manchester United dalam beberapa pertandingan pembukaan mereka. Ten Hag menunjukkan banyak keberanian dengan memulai dua kreator di lini tengah. bukan hanya satu.

Christian Eriksen dan Bruno Fernandes benar-benar menjadi pusat dari transisi mulus dan cepat yang membuat United memotong Liverpool seperti pisau panas menembus mentega.

Fans selalu mengatakan sepak bola menyerang ada dalam DNA United. Dan keduanya menjadi petarung menghadapi lawan yang kuat tersebut.

4.Yakin pada Rashford

Marcus Rashford menerima banyak kritik selama setahun terakhir ini, dengan alasan yang bagus juga. Dia jarang mencetak gol. Ada desas-desus bahwa dia sedang mempertimbangkan masa depannya.

Ten Hag bisa saja bermain aman dan meminta Anthony Martial, atau bahkan Ronaldo, untuk memimpin lini depan untuk pertandingan yang begitu penting. Tapi bertaruh pada pemain asli Manchester, dan dia adalah Marcus Rashford, berhasil.

Rashford tampak energik dan percaya diri sejak awal. Dia mencetak gol khas dirinya yang dinamis untuk memberi United keunggulan dua gol di babak kedua.***


Editor : Zulfirman