Fans Manchester United Marah, Pecat Amorim Sebelum Kami Bangun Besok Pagi
Kekalahan menyakitkan Manchester United dari Grimsby di Piala Carabao. Mereka mendesak Ruben Amorim segera meninggalkan MU.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, London – Kekalahan menyakitkan Manchester United dari Grimsby di Piala Carabao. Mereka mendesak Ruben Amorim segera meninggalkan MU.
Manchester United alias MU menyerah 11-12 dari Grimsby, klub kasta keempat Inggris di Piala Carabao setelah imbang 2-2 selama 90 menit. Ruben Amorim gagal menunjukkan racikan terbaik.
Tak ayal, Ruben Amorim, pelatih asal Portugal itu pun menjadi sasaran kecaman pendukung MU hanya sedetik setelah Manchester United kalah dari Grimsby.
Dengan pemain-pemain seperti Benjamin Sesko, Matheus Cunha, Amad Diallo, Andre Onana, Manuel Ugarte, dan Harry Maguire yang semuanya berada di lapangan, Manchester United kebobolan dua gol dalam rentang waktu delapan menit di Blundell Park.
Charles Vernam memecah kebuntuan pada menit ke-22, dengan melepaskan tembakan keras ke pojok kiri bawah gawang.
Mantan lulusan akademi Manchester United, Tyrell Warren, kemudian menggandakan keunggulan bagi tuan rumah di menit ke-30.
Kekalahan terbaru Amorim membuat para penggemar Manchester United sangat marah. Bahkan ada yang menuntut agar pelatih kepala itu segera dipecat.
Seseorang di antaranya berseru: “Amorim harus dipecat sebelum saya bangun besok pagi. Asal kalian tahu, saya ada shift pagi!,” tulisnya.
Yang lain berkomentar: “Amorim harus memutuskan antara sistemnya atau pekerjaannya. Saya menyukainya dan dia butuh waktu, tetapi sistem ini terlalu mudah dan mudah ditebak untuk dilawan."
Fans lainnya menyebut Amorim harus mengundurkan diri. “Sistem ini buruk, bisa membangun serangan dengan baik melawan Grimsby."
Ada pula yang menyebutkan Ugarte dan Amorim sebaiknya tidak diizinkan naik bus pulang ke Manchester. Itu bermakna bahwa Amorim harus angkat kaki dari Manchester United.
“Saya pendukung setia Amorim, tetapi ini sungguh tidak dapat diterima,” tambah yang lain.
“Tidak ada manajer Manchester United yang seharusnya bisa lolos dari performa seperti ini tanpa cedera, terlepas dari hasil akhir pertandingan,” sebut penggemas lainnya.
Amorim tampak frustrasi di bangku cadangan sesaat sebelum turun minum.
United bangkit di babak kedua untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol dari Bryan Mbeumo dan Harry Maguire.
Namun, mereka akhirnya kalah 12-11 melalui adu penalti setelah adu penalti yang dramatis. (*)
Editor : Zulfirman


