Manfaat Tawas sebagai Perawatan Kulit, Mulai dari Atasi Bau Badan hingga Jadi Eksfoliator
Tawas mengacu pada sekelompok senyawa kimia yang merupakan gabungan sulfat aluminium dan logam lain, biasanya kalium atau natrium.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - tawas dapat mengencangkan dan mengecilkan jaringan kulit, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi tampilan pori-pori.
Sifat antiseptik alaminya dapat membantu mengatasi jerawat juga. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang manfaat tawas bagi kulit, dan cara menggunakan tawas untuk perawatan kulit.
tawas mengacu pada sekelompok senyawa kimia yang merupakan gabungan sulfat aluminium dan logam lain, biasanya kalium atau natrium.
Ada banyak manfaat tawas , dan tawas baik untuk kulit Anda karena alasan berikut:
1. Sifat astringen
tawas, yang secara kimia dikenal sebagai kalium tawas atau aluminium kalium sulfat, menunjukkan sifat astringen saat dioleskan ke kulit. Astringen bekerja dengan menyebabkan protein dalam sel kulit menggumpal, yang menyebabkan efek penyusutan pada jaringan kulit.
Tindakan pengencangan ini membantu mengurangi tampilan pori-pori dan juga dapat mengendalikan minyak berlebih pada kulit. Dengan mengencangkan kulit, tawas dapat memberikan tampilan yang lebih halus dan matte, menjadikannya pilihan populer dalam produk perawatan kulit yang ditujukan untuk mengendalikan kulit berminyak dan meminimalkan ukuran pori-pori.
2. Dapat mencegah jerawat
Bila dioleskan, tawas dapat membantu mencegah infeksi pada luka kecil, lecet, dan luka dengan membunuh bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.
Tindakan antiseptik ini juga membuat tawas bermanfaat untuk kulit yang rentan berjerawat, karena dapat membantu mengurangi bakteri yang menyebabkan timbulnya jerawat.
Kualitas antiseptiknya menjadikannya tambahan yang bermanfaat untuk rutinitas perawatan kulit yang bertujuan menjaga kulit tetap bersih dan sehat.
3. Atasi bau badan
Salah satu kegunaan tawas yang terkenal adalah sebagai deodoran alami. tawas memiliki efek antimikroba yang sangat baik terhadap bakteri penghasil bau badan dan karenanya, dapat digunakan baik secara langsung dengan aplikasi topikal atau sebagai bahan aktif dalam deodoran, menurut sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Health Sciences.
Ia bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau pada kulit, terutama di area yang rentan terhadap keringat seperti ketiak.
Bakteri ini bertanggung jawab untuk memecah keringat menjadi senyawa yang menghasilkan bau yang tidak sedap. tawas, ketika dioleskan ke kulit, menciptakan lingkungan yang kurang menguntungkan bagi pertumbuhan bakteri, sehingga membantu mengurangi bau badan.
4. Eksfoliasi
tawas dapat membantu pengelupasan, yaitu proses menghilangkan sel kulit mati dari permukaan kulit. Meskipun tawas sendiri bukan eksfoliator tradisional seperti scrub atau peeling, tawas memiliki sifat abrasif ringan yang dapat membantu melonggarkan dan menghilangkan sel kulit mati saat digunakan dalam produk perawatan kulit.
Eksfoliasi lembut ini menghasilkan kulit yang lebih halus dan lebih bercahaya dengan memperlihatkan kulit yang lebih segar di bawahnya.
5. Mengencangkan kulit
tawas memiliki kemampuan untuk mengencangkan kulit sementara saat dioleskan. Efek pengencangan ini disebabkan oleh sifat astringennya, yang menyebabkan kulit berkontraksi dan tampak lebih kencang.
Meskipun efeknya bersifat sementara dan terutama kosmetik, tawas dapat membuat kulit tampak lebih muda dan terangkat, yang bermanfaat untuk mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan.
Editor : Firda Rachmawati


