Mantap, Kafilah Kabupaten Bandung Terbaik ke-2 pada MQK Tingkat Jabar
Kafilah Kabupaten Bandung dinyatakan sebagai juara umum dalam Musabaqah Qiraâatil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN- Kafilah Kabupaten Bandung dinyatakan sebagai juara umum dalam Musabaqah Qira’atil Kutub MQK Tingkat Jabar 2021.
Kafilah Kabupaten Bandung meraih 26 poin atau selisih tiga poin dari juara umum pertama yakni Kota Bandung.
Kafilah Kabupaten Bandung mengirimkan 10 santriwan, 10 santriwati dan tiga official, pada acara yang digelar pada 17 – 19 Desember di Lapang Tenis Sutan Raja Hotel and Convention Centre, Soreang itu.
Baca Juga: Jabar Terus Maksimalkan Energi Baru Terbarukan Lantaran Melimpah
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi torehan prestasi yang diraih kafilah Kabupaten Bandung. Kata dia, kegiatan tersebut dapat menjadi momen melahirkan kader-kader ulama muda di masa yang akan datang.
“Ini merupakan prestasi yang luar biasa. Sebagai Bupati Bandung, saya sangat mengapresiasi perjuangan para kafilah. Selain sebagai sarana mengembangkan potensi santri, MQK juga dapat menjadi sarana meningkatkan kecintaan para santri pada kitab kuning,” kata Dadang Senin (20/12/2021).
Dadang menilai MQK dapat menjadi media syiar untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar memiliki pemahaman yang benar tentang ajaran Islam, sehingga tidak terjebak ke dalam penafsiran dan kegiatan agama yang menyimpang.
Baca Juga: Wagub Buka MQK Tingkat Jabar Tahun 2021
“Saya merasa prihatin dengan berkembangnya pemahaman dan ajaran Islam yang menyimpang, dengan alasan HAM atau demokrasi. Ada juga kemunculan sejumlah kelompok radikal yang mengatasnamakan Islam, tetapi tidak mencerminkan Islam yang rahmatan lil a’lamiin,” ujarnya.
Dadang berharap, MQK dapat menjadi wadah pembinaan yang mendorong dan meningkatkan kecintaan para santri dalam melakukan kajian, serta mendalami ilmu Islam melalui kitab kuning.
“Kami berharap seluruh pesantren yang mengikuti kegiatan ini dapat meningkatkan perannya sebagai lembaga pendidikan Islam, dalam mencetak kader ulama dan tokoh masyarakat yang akan menjadi panutan bagi lingkungannya,” katanya.(rd dani r nugraha).***
Editor : inilahkoran


