Bela Farhan, Wakil Rakyat Bandung: Study Tour Itu Bukan Ancaman!

Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan menanggapi, polemik kegiatan study tour pelajar ke luar Jawa Barat. 

Bela Farhan, Wakil Rakyat Bandung: Study Tour Itu Bukan Ancaman!
Anggota DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan menilai kegiatan study tour bukanlah ancaman.

INILAHKORAN, Bandung - Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan menanggapi, polemik kegiatan study tour pelajar ke luar Jawa Barat. 

Ia menyatakan, kegiatan tersebut tetap relevan dan bermanfaat jika dijalankan secara sukarela dan memperhatikan prinsip keadilan sosial.

"study tour bukan ancaman. Justru bisa jadi ruang tumbuh anak untuk belajar empati, mengenal perbedaan, serta belajar hidup mandiri," kata Aswan Asep Wawan pada Senin 21 Juli 2025.

Pernyataan Aswan merespons perdebatan publik soal mahalnya biaya perjalanan siswa, dan potensi eksklusi terhadap peserta didik yang tidak mampu. 

Ia menegaskan, pembelajaran sosial yang terjadi dalam kegiatan non formal tak bisa sepenuhnya digantikan oleh metode konvensional di ruang kelas.

"Dalam satu perjalanan, banyak nilai yang anak serap seperti empati, disiplin dan kerjasama. Hal-hal yang tak bisa diajarkan lewat LKS," ucapnya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, pihaknya tidak akan membatasi kegiatan study tour yang diselenggarakan sekolah, termasuk ke luar wilayah Jawa Barat.

Pernyataan ini disampaikan orang nomor satu di Kota Bandung tersebut menanggapi surat edaran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang membatasi pelaksanaan study tour hanya di dalam provinsi guna mengurangi beban finansial orang tua.

"Kalau ada edaran dari gubernur yang menyarankan untuk tidak ke luar Jabar, itu sah-sah saja. Tapi Bandung sendiri tidak akan melarang. Bandung ini kota terbuka. Masuk boleh, keluar pun boleh," kata Farhan pada Senin 27 Juli 2025.

Ia menilai, study tour merupakan bagian dari pembelajaran non-formal yang dapat menambah wawasan dan pengalaman siswa. 

Pihaknya menekankan, selama kegiatan dilakukan di bawah pengawasan sekolah dan tidak mengganggu nilai akademik maka tidak ada larangan dari pihak pemerintah kota.

"Selama study tour itu tidak berpengaruh terhadap nilai akademik siswa, ya silakan saja. Tidak ada masalah," ucapnya.

Lebih lanjut, Farhan meminta agar pelaksanaan study tour tidak menjadi beban, baik secara akademik maupun ekonomi, bagi para siswa. Ia menegaskan kegiatan ini bukan ajang kompetisi atau kewajiban yang memengaruhi nilai.

"Yang penting jangan ada tekanan. Jangan sampai siswa merasa harus ikut agar nilainya aman, atau supaya tidak dianggap absen. Ini soal memperluas wawasan, bukan kompetisi akademik," ujar dia.


Editor : Zulfirman