Masalah Min Hee Jin dan NewJeans Lebih dari Setahun Belum juga Usai? Apa yang Terjadi Sebenarnya?

Sudah setahun lebih masalah yang melibatkan Min Hee Jin dan NewJeans belum juga selesai hingga hari ini.

Masalah Min Hee Jin dan NewJeans Lebih dari Setahun Belum juga Usai? Apa yang Terjadi Sebenarnya?
Min Hee Jin dan NewJeans.

INILAHKORAN, Bandung - Sampai saat ini, Masalah yang menyelimuti Min Hee Jin dan NewJeans belum juga menemukan titik terang.

Sudah lebih dari Setahun sejak ketegangan meletus antara HYBE dan Min Hee Jin, mantan CEO ADOR berlalu.

Sementara drama hukum dan publik seputar NewJeans terungkap, girl grup tersebut menghabiskan lebih banyak waktu di luar panggung daripada di atas panggung.

Apa yang tersisa saat ini bukan hanya pertarungan hukum, tetapi cerminan keretakan struktural dalam industri K-Pop.

Apa yang disebut sebagai "insiden NewJeans" mungkin bermula sebagai bentrokan antara Label dan eksekutifnya, tetapi dengan cepat berkembang menjadi perdebatan yang lebih luas tentang otonomi kreatif, hak artis, dan batasan kendali perusahaan dalam K-Pop.

Pada tahun 2024, HYBE menuduh Min Hee Jin mencoba mengambil alih manajemen dan memecatnya dari ADOR. 

Meskipun Min Hee Jin memenangkan putusan sementara yang melarang HYBE menggunakan hak suara, dia akhirnya kehilangan jabatannya.

Inti dari argumennya adalah tuntutan untuk manajemen ADOR yang independen, didorong oleh klaim bahwa NewJeans dikesampingkan dan bahwa girl grup baru HYBE, ILLIT, diduga menjiplak konsep mereka.

Dukungan publik awal condong ke arah Min Hee Jin, terutama karena dia memposisikan perjuangannya dalam kerangka "kebebasan" dan "kemandirian kreatif".

Seiring berkembangnya narasi hukum dan media, tuduhan-tuduhan utama mulai terasa lebih remeh.

Pertanyaan-pertanyaan seperti apakah seorang manajer ILLIT menyuruh para member untuk mengabaikan ucapan selamat dari NewJeans atau apakah video-video pelatihan pra-debut yang dibagikan kepada pers dapat membenarkan pemutusan kontrak, tampaknya mengabaikan gambaran yang lebih besar.

Pada bulan Maret 2025, pengadilan Seoul menolak ketujuh tuntutan yang diajukan oleh ADOR untuk membatalkan kontrak eksklusif NewJeans, dengan alasan bahwa tuntutan tersebut tidak meyakinkan dan tidak memiliki dasar hukum.

Apa yang awalnya tampak seperti pertarungan David melawan Goliath mulai terurai karena logika yang tidak konsisten dan keluhan yang sempit.

Banyak orang di industri musik berharap kasus NewJeans akan memicu dialog nyata tentang kompensasi artis, kepemilikan IP, dan otonomi idola.

Sebaliknya, insiden tersebut justru berpusat pada Min Hee Jin sebagai individu, sementara NewJeans sendiri sering dianggap bertindak senada dengannya.

Meskipun ada klaim perlakuan buruk, NewJeans tidak pernah menuntut gaji atau kondisi kerja yang lebih baik.

Tuntutan mereka dulu dan sekarang berfokus pada kelanjutan hubungan dengan Min Hee Jin.

Fokus pribadi ini telah melemahkan potensi untuk mengadvokasi reformasi yang lebih luas dalam kontrak idola atau perlindungan trainee.

Hakim Seoul yang mengawasi kasus terkait bahkan berkomentar:

"Dalam kebanyakan kasus, ketika kepercayaan dirusak, hal itu disebabkan oleh penyelesaian yang belum dibayar. Namun, dalam kasus ini, tidak jelas standar kepercayaan apa yang dituntut."

Sayangnya, konflik ini tidak menghasilkan diskusi yang berarti tentang perlakuan terhadap artis atau struktur perusahaan hiburan.

Sebaliknya, konflik ini memicu perpecahan dan kebingungan lebih lanjut, dengan orang-orang yang benar-benar tidak diunggulkan seperti peserta pelatihan yang tidak dibayar atau artis yang diabaikan tidak mendapatkan tempat.

Jika ada, satu hal yang dapat disimpulkan dari insiden NewJeans adalah kebutuhan mendesak akan kerangka hukum yang jelas tentang hak kontrak, otonomi artis, dan ruang lingkup kewenangan perusahaan dalam K-Pop.***


Editor : Irma Nurfajri