Masuk Ring 1, Desa Cibubut Rutin Terima CSR dari PT. Bina Pertiwi

Sebagai wujud komitmen, PT Bina Pertiwi  memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) di desa Sibubut Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.

Masuk Ring 1, Desa Cibubut Rutin Terima CSR dari PT. Bina Pertiwi

INILAHKORAN, Cirebon - Sebagai wujud komitmen, PT Bina Pertiwi  memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) di desa Sibubut Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.

Demikian dikatakan ESG Analyst Bina PertiwiHanifah Qonita , Jumat 5 Juli 2024. Menurutnya, dipilihnya Desa Sibubut sebagai tempat CSR, karena desa ini merupakan ring 1 area bisnis perusahaan.  Saat ini perusahaannya memiliki program keberlanjutan berupa posyandu balita, termasuk dengan pembinaan kader posyandu di posyandu nusa indah.

"Kami juga pernah melakukan kegiatan pelatihan penggunaan unit tractor kubota dalam bidang pertanian. Untuk posyandu binaan, kami tidak hanya melakukan pendampingan balita saja, namun  pendampingan kader posyandu. Kami juga menggandeng Puskesmas Kecamatan Gegesik sebagai mentornya," jelas Hanifah,

Dia mengaku, Posyandu binaan di Desa Sibubut yaitu Posyandu Nusa Indah, tidak hanya merupakan kegiatan CSR namun termasuk dalam program keberlanjutan. Untuk itu, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap tumbuhkembang balita di posyandu nusa indah, termasuk dengan bantuan rutin bulanan.

"CSR kami memiliki lima arah fokus kegiatan. Yaitu pendidikan kesehatan lingkungan kewirausahasn serta tanggap darurat. Masing-masingnya memiliki programnya sendiri seperti sekolah binaan, posyandu binaan, penanaman pohon, program inklusifitas dan lainnya," papar Hanifah.

Hanifah menjelaskan, CSR merupakan komitmen perusahaan untuk memberikan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Salah satu bentuk implementasi CSR adalah, melalui dukungan terhadap program kesehatan.

Dia menilai. Kader posyandu memiliki peran sentral dalam menggerakkan program kesehatan dasar di tingkat masyarakat. Mereka dilatih untuk memahami berbagai aspek kesehatan, termasuk pencegahan penyakit, gizi, imunisasi, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.

"Dengan pendampingan yang baik, kader posyandu dapat lebih efektif dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada warga masyarakat, sehingga tujuan posyandu sebagai garda terdepan dalam kesehatan masyarakat dapat tercapai," ucapnya.

Hanifah berharap,  kedepannya semua posyandu yang dimiliki bisa berguna dan bermanfaat untuk bangsa indonesia. Melalui program posyandu binaan, tentu dapat berpartisipasi dalam mencapai poin SDGs di indonesia. Selain itu, bisa meningkatkan indeks kualitas kesehatan pada balita. Lalu, bisa meningkatkan awareness masyarakat daerah pada pentingnya pemeriksaan berkala bagi balita, yang nantinya bisa mencegah penurunan angka stunting.

Hanifah menambahkan, Hingga saat ini PT. Bina Pertiwi telah memiliki 5 posyandu binaan. Diantaranya  adalah posyandu Rawaterate 4B cakung, posyandu Rawaterate 4C cakung, Posyandu Nusa Indah Cirebon, Posyandu Teratai 1 sidrap, dan Posyandu Sakura 9 tebing tinggi.

"Saat ini total balitanya sudah mencapai  344 anak, serta ada 33 kader posyandu yang tersebar di seluruh indonesia.  Seluruh posyandu binaan yang dimiliki Bina pertiwi secara rutin menerima support  yang mendukung perbaikan kualitas gizi melalui posyandu di setiap daerah yang ada," tukasnya. (maman suharman)


Editor : Ahmad Sayuti