Masuki 2024, Arsan Latif Ajak Warga KBB Merefleksikan Diri Segala Hal Tahun Kemarin
Memasuki Tahun Baru 2024, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif mengajak aparatur sipil negara (ASN) beserta seluruh stakeholder dan warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk merefleksikan segala hal yang dilalui pada 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Memasuki Tahun Baru 2024, Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif mengajak aparatur sipil negara (ASN) beserta seluruh stakeholder dan warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk merefleksikan segala hal yang dilalui pada 2023.
Termasuk, dijadikan sebuah pelajaran dalam mengambil langkah dan kebijakan pada masa yang akan datang.
"Begitu banyak hal yang telah kita lalui bersama sepanjang tahun 2023," kata Arsan Latif kepada wartawan.
"Oleh karena itu, saya mengajak ASN beserta seluruh stakeholder dan masyarakat agar menjadikan tahun ini sebagai cerminan dan pelajaran agar lebih bijak dalam melangkah. Karena guru terbaik adalah pengalaman," sambungnya.
Kendati masih seumur jagung menahkodai Bandung Barat, namun Arsan mengakui telah banyak mengambil pelajaran untuk menentukan langkah dan kebijakan yang diambil di tahun 2024 ini.
Menurutnya, sebagai manusia yang tak luput dari kesalahan, dirinya bakal lebih fokus dalam menentukan arah kebijakan yang sangat dibutuhkan warga Bandung Barat.
"Sebagai Pj Bupati, saya akan lebih banyak turun ke masyarakat untuk mencari masukan sebagai bahan dalam menentukan kebijakan, terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak," tuturnya.
Pada 2024 ini, Arsan Latif berharap Bandung Barat bisa terus bangkit dan berbenah, sehingga mampu menjadi lebih baik dan menjadi daerah yang memiliki daya saing tinggi.
"Tentunya, semata-mata untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung Barat," ucapnya.
Sebagai seorang ASN yang ditugaskan Menteri Dalam Negeri untuk menahkodai Bandung Barat, Arsan mengaku, bakal terus berusaha semaksimal mungkin memberikan kontribusi terbaiknya, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih baik pula bagi masyarakat.
"Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya," ungkapnya.
"Saya bertekad untuk mewakafkan jiwa dan raga Saya untuk Bandung Barat yang lebih baik agar masyarakat bisa tersenyum sebagaimana jargon Bandung Barat SENYUM," tandasnya. (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

