Mayat Ditemukan di Irigasi Batujaya Karawang, Polisi Selidiki Dugaan Tindak Kejahatan
Polresta Karawang mengusut penemuan mayat Dion di Irigasi Batujaya. Polisi masih mendalami dugaan penganiayaan dan menunggu hasil pemeriksaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Polresta Karawang mengusut penemuan mayat di irigasi Batujaya, Kabupaten Karawang. Korban diketahui bernama Dion dan ditemukan tewas mengapung setelah sempat dinyatakan hilang selama satu malam.
Kondisi tubuh korban saat ditemukan menjadi perhatian polisi karena terdapat sejumlah luka lebam yang diduga akibat kekerasan. Namun, hingga kini polisi belum memastikan apakah Dion merupakan korban kejahatan.
Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prihantinto mengatakan, Satreskrim Polresta Karawang telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, termasuk menemui keluarga korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi juga masih mendalami keterangan masyarakat terkait kondisi jenazah saat pertama kali ditemukan.
"Selanjutnya kami masih menunggu hasil pendalaman di lapangan sebelum menentukan langkah penyelidikan selanjutnya. Jika memang harus dilakukan autopsi akan kita lakukan," kata Mario, Minggu (30/8/2026).
Mario menegaskan, kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah korban meninggal akibat tindak kejahatan atau faktor lainnya. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kematian korban.
"Hingga saat ini masih kita lakukan pendalaman. Mudah-mudahan segera selesai agar dengan segera kita kasih info hasilnya," katanya.
Korban Sempat Dicari Keluarga
Sementara itu, ibu korban, Maryati, mengatakan Dion merupakan panitia kegiatan Agustusan di desanya. Saat kejadian, korban diketahui masih menjalankan tugas sebagai panitia.
Namun, setelah kegiatan selesai, Dion tidak kunjung pulang ke rumah. Maryati kemudian berusaha mencari keberadaan anaknya, tetapi tidak menemukan korban.
"Korban tidak pulang ke rumah meski kegiatan sudah selesai. Saya sempat mencari korban namun tidak ketemu di mana posisinya," katanya.
Keesokan harinya, Maryati mendapat kabar mengenai penemuan mayat di sungai irigasi. Sejumlah tetangga kemudian mendatangi lokasi dan mengenali jenazah tersebut sebagai Dion.
"Tetangga saya kenal mayat itu Dion, anak saya," katanya.
Maryati mengaku terpukul setelah mengetahui anaknya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di irigasi. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari tetangga, terdapat sejumlah luka pada tubuh Dion saat ditemukan.
Ia juga mendapat informasi mengenai dugaan bekas luka akibat benda tajam pada tubuh anaknya. Namun, dugaan penyebab kematian tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan kepolisian dan, jika diperlukan, autopsi.
Maryati berharap Polresta Karawang dapat segera mengungkap penyebab kematian anaknya, termasuk memastikan apakah terdapat tindak pidana serta mengungkap pelaku apabila hasil penyelidikan membuktikan adanya kejahatan.
Ia mengaku siap memberikan keterangan maupun membantu proses penyelidikan apabila dibutuhkan kepolisian.
Editor : Ahmad Sayuti

