Mayor Anumerta Zulmi Bakal Dimakamkan di Blok C TMP Cikutra

Kapten atau Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di TMP Cikitra blok besokc

Mayor Anumerta Zulmi Bakal Dimakamkan di Blok C TMP Cikutra
TMP Cikutra Blok C bakal jadi tempat peristirahatan terakhir Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar

INILAHKORAN.ID - Jenazah Mayor Anumerta Infanteri Zulmi Aditya Iskandar akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung pada Minggu (5/4/2026).

Rencananya jenazah Zulmi akan dimakamkan di Blok C1, berdekatan dengan mendiang H. Sugito bin Martawiradji Mayjen TNI Purn Asyawan Kasospol ABRI.

Pihak keluarga almarhum Zulmi memastikan jenazah baru sampai di kediaman pada Sabtu (4/4/2026) malam. Jenazah baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.35 WIB, dan akan disambut dengan prosesi kenegaraan.

Setelah itu, jasad akan dibawa ke rumah duka yang terletak di Cipageran, Kota Cimahi, pada malam hari.

"Sabtu malam tiba di rumah duka ini di Cimahi. Keluarga insyaAllah ke sana," kata perwakilan keluarga Kapten Zulmi, Risman Efendi, Sabtu (4/4/2026).

Terkait dengan kedatangan jenazah, pihak keluarga akan menyambut langsung ketibaan rombongan pengantar jenazah di Jakarta. 

Zulmi salah satu anggota TNI yang masuk dalam 756 prajurit perdamaian asal Indonesia dan ditugaskan di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) sejak tahun 2025 lalu. 

Ia menjadi salah satu dari tiga anggota TNI yang gugur dalam insiden serangan dan terkena ranjau darat di Lebanon Selatan pada tanggal 29 dan 30 Maret 2026. Sementara empat prajurit lainnya mengalami luka-luka.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melayat ke rumah duka almarhum Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi pada Rabu (1/4/2026). Dia datang bersama sang istri Evi Sophia Indra.

Agus menegaskan, Kapten Zulmi dan dua prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian akan mendapatkan hak sesuatu aturan. Selain itu, Agus memastikan almarhum akan menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).

Selain Zulmi, ada dua orang prajurit lainnya yang gugur di Lebanon yaitu, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Rhomadhon. Dia memastikan, semuanya akan mendapatkan hak prajurit.


Editor : Ahmad Sayuti