Melalui Forjispol, USB YPKP Terus Berinovasi dalam Keilmuan
Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung senantiasa terus berinovasi dalam berbagai bidang keilmuan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung senantiasa terus berinovasi dalam berbagai bidang keilmuan. Tak hanya berfokus pada nilai-nilai akademik, namun juga terhadap permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat.
Dalam rangka merealisasikan komitmen sebagai perguruan tinggi yang steril terhadap narkoba Universitas Sangga Buana (USB) YPKP menggelar Forum Kajian Sosial Politik (Forjispol) di Gedung Serba Guna (GSG) USB YPKP, Jalan PHH Mustopa No 68, Bandung, Selasa (9/11/2019).
Mengusung tema ‘Kejahatan Narkoba dan Terorisme sebagai Ancaman terhadap NKRI’, seminar ini diharapkan mampu mengenalkan forum ini pada seluruh civitas akademisi USB baik dosen maupun mahasiswa agar bisa menyampaikan pesan dan berbagi.
Kemudian, kegiatan ini pula sebagai bentuk kepedulian nyata USB YPKP terhadap bahaya narkoba dan kejahatan terorisme yang saat ini marak di lingkungan pendidikan.
Ketua Pelaksana Forum Kajian Sosial dan Politik Witri Cahyati mengungkapkan, berkaitan dengan kegiatan ini, pihaknya ingin memberikan kepercayaan terhadap publik, sekaligus menegaskan bahwa Universitas Sangga Buana (USB) YPKP steril dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Saya harap dengan adanya acara ini, orang tua bisa dengan tenang dan mempercayakan putra dan putrinya untuk kuliah di kampus kami,” ungkap Witri.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USB YPKP Tatang Sudrajat mengatakan, pihaknya menggelar Forum Kajian Sosial Politik ini sebagai wadah para dosen tetap dan mahasiswa untuk penelitian dan sharing keilmuan.
Kemudian, lanjut Tatang, dalam seminar ini pun pihaknya menggelar Seminar Kejahatan Anti Narkoba dan Terorisme yang langsung disampaikan oleh narasumber dari Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Jabar Drs Wuryanto Sugiri, serta dari Seskoad Kolonel (Arh) Blasius Popylus.
“Kita hadirkan sejumlah narasumber berkualitas mulai dari akademisi, aparat, dan praktisi di bidangnya masing-masing,” jelas Tatang.
Lebih jauh Tatang memaparkan, peserta yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 600 orang dari internal kampus dan 10 orang dari kampus lain.
Selain itu, pihaknya pun menggelar bedah buku berjudul ‘Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan’ oleh Dr Nina Nurani (Dosen Tetap Universitas Widyatama) dan mengadakan tes narkoba pada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan seminar ini.
“Seluruh mahasiswa yang menjadi peserta dan ketua lembaga dari Universitas akan mengikuti tes urin narkoba,” paparnya.
Tatang menambahkan, Universitas Sangga Buana (USB) YPKP ingin menunjukkan kepedulian terhadap kejahatan nasional seperti narkoba dan terorisme melalui seminar ilmiah ini.
“Ini merupakan tindak lanjut dari komitmen yang di bangun antara BNN Jabar dan Akademik, setelah deklarasi kampus antinarkoba,” pungkas Tatang. (Agus SN)
Editor : suroprapanca

