Menanam Pohon Bagian dari Sumber Oksigen
Ada pemandangan yang berbeda di SMAN 10 Bandung. Siswa kelas X mengikuti salah satu kegiatan rangkaian ulang tahun SMAN 10 Bandung yang ke-53 tahun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Ada pemandangan yang berbeda di Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) 10 Bandung. Siswa kelas X mengikuti salah satu kegiatan rangkaian ulang tahun SMAN 10 Bandung yang ke-53 tahun. Kegiatannya adalah menanam pohon. Seperti apa?
Ya, kegiatan menanam pohon adalah salah satu kegiatan yang dicanangkan oleh SMAN 10 Bandung. Sebanyak 500 siswa-siswi berangkat dari sekolahnya menuju Dago Resort, Desa Mekar Saluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Selain siswa, ada juga guru dan wali kelas yang mendampingi siswa-siswi tersebut. Dengan berbekal tanaman yang sudah disiapkan, siswa-siswi itu siap menanam pohon dengan teman sebayanya, seperti buah-buahan, pohon kopi dan lainnya.
Kepala SMAN 10 Bandung Ade Suryaman mengatakan, menanam pohon adalah merupakan sumber oksigen. pohon juga menjadi penyejuk di saat Matahari bersinar dengan teriknya dan memiliki banyak manfaat, maka penting bagi manusia untuk menanam pohon.
Selain itu, menanam pohon adalah untuk meningkatkan kepedulian dari berbagai pihak akan pentingnya penanaman dan pemeliharaan pohon yang berkelanjutan dalam mengurangi dampak pemanasan global dan untuk mencapai pembangunan Indonesia yang hijau.
"Kami ingin melatih siswa-siswi dan membiasakan diri agar muncul di dalam dirinya untuk memiliki rasa tanggung jawab dan melestarikan alam," ujar Ade, Selasa (25/2/2020).
Ade mengungkapkan, pihaknya akan terus meningkatkan anak-anak didiknya agar bisa menanam pohon yang baik dan benar. Pihaknya harus memperlihatkan bahwa kelas X SMAN 10 Kota Bandung ini peduli, biar merasakan dan melihat bersama-sama tanggung jawab bersama, baik instansi, sekolah dan masyarakat.
"Ini juga banyak juga dari komunitas-komunitas untuk bersama-sama menanam, dan jangan sampai lahan-lahan ini terlihat gundul, dengan adanya seperti ini kita juga akan terasa yang masa yang akan datang," papar Ade.
Ade menambahkan, salah satu nilai dari menanam pohon adalah, untuk pendidikan karekter terhadap siswa, agar tumbuh di dalam dirinya dan merasa tanggung jawab serta sosialnya cukup tinggi kebersamaan.
"Manakala terjadi musibah, dampak dari gunung yang gundul, dengan adanya musibah itu anak-anak harus turun harus bahu membahu. Kita preventif menjaga jangan terjadi musibah itu, salah satunya pendidikan karakter dan rasa tanggung jawab. Mulai dari kelas X, kelas XI, mereka akan merasakan dengan dirinya dan memelihara alam ini," pungkas Ade. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

