Mencari ‘Obat’ Sebelum Perceraian: Nasihat Bijak Buya Yahya untuk Menyelamatkan Rumah Tangga

"Obat" yang dimaksud Buya Yahya bukan obat dalam artian medis, melainkan serangkaian langkah dan upaya yang dapat dilakukan pasangan untuk memperbaiki hubungan mereka.

Mencari ‘Obat’ Sebelum Perceraian: Nasihat Bijak Buya Yahya untuk Menyelamatkan Rumah Tangga
Mencari ‘Obat’ Sebelum Perceraian: Nasihat Bijak Buya Yahya untuk Menyelamatkan Rumah Tangga

INILAHKORAN, Bandung – Perceraian, meskipun halal dalam Islam, merupakan jalan terakhir yang sangat dibenci oleh Allah SWT.

Hal ini ditegaskan oleh Buya Yahya, seorang pendakwah kondang asal Indonesia, dalam salah satu ceramahnya.

Beliau pun mengingatkan para pasangan suami istri untuk senantiasa berusaha menyelamatkan Rumah Tangga sebelum mengambil keputusan cerai.

"Obat" yang dimaksud Buya Yahya bukan obat dalam artian medis, melainkan serangkaian langkah dan upaya yang dapat dilakukan pasangan untuk memperbaiki hubungan mereka.

Berikut beberapa poin penting yang disampaikan Buya Yahya.

  1. Komunikasi yang Baik

Buka kunci utama dalam rumah tangga yang harmonis adalah komunikasi yang terbuka dan jujur.

Pasangan perlu saling terbuka tentang perasaan, kebutuhan, dan harapan mereka. Hindari komunikasi yang kasar, penuh makian, dan saling menyalahkan.

  1. Mau Berusaha dan Berbenah

Menyelamatkan rumah tangga membutuhkan usaha dan komitmen dari kedua belah pihak. Jangan mudah menyerah saat menghadapi masalah.

Percayalah bahwa setiap masalah ada solusinya jika dihadapi dengan teguh dan penuh kesabaran.

  1. Mediasi dan Terapi

Jika merasa kesulitan menyelesaikan masalah berdua, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.

Mediasi dan terapi dapat membantu pasangan untuk memahami akar permasalahan dan menemukan solusi yang tepat.

  1. Ingat Janji Suci Pernikahan

Pasangan perlu kembali mengingat janji suci pernikahan yang telah diucapkan saat ijab kabul.

Janji tersebut menjadi pengingat akan komitmen dan tanggung jawab mereka untuk menjaga keutuhan rumah tangga.

  1. Perceraian Sebagai Solusi Terakhir

Jika semua upaya telah dilakukan namun pernikahan sudah tidak bisa diselamatkan, maka perceraian dapat menjadi jalan keluar.

Namun, ingatlah bahwa perceraian adalah pilihan terakhir yang harus dipertimbangkan dengan matang dan penuh tanggung jawab.

Buya Yahya pun berpesan kepada para suami untuk menjadi pemimpin keluarga yang bertanggung jawab dan penuh kasih sayang. Istri pun didorong untuk menjadi pendamping yang setia dan taat kepada suami.

"Rumah tangga yang harmonis adalah anugerah dari Allah SWT. Percayalah bahwa dengan usaha, kesabaran, dan keikhlasan, setiap permasalahan dalam rumah tangga dapat diatasi," ujar Buya Yahya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan