Mendekati Rp1 T, Perbaikan Jalan Rusak di Kabupaten Cirebon Terkendala Anggaran
Banyaknya ruas jalan yang rusak di Kabupaten Cirebon, saat ini menjadi persoalan utama. Namun, persoalan tersebut akan terselesaikan manakala anggaran yang dimiliki mencukupi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Banyaknya ruas jalan yang rusak di Kabupaten Cirebon, saat ini menjadi persoalan utama. Namun, persoalan tersebut akan terselesaikan manakala anggaran yang dimiliki mencukupi.
Data dari DPUTR Kabupaten Cirebon menyebutkan, diperlukan anggaran mendekati angka Rp. 1 T, untuk memperbaiki dan membuat mulus semua ruas jalan yang ada di Kabupaten Cirebon. Sementara anggaran murni untuk proyek jalan tahun ini, hanya Rp. 154 miliar.
"Ketika kami ingin memperbaiki ruas ruas jalan yang saat ini rusak, terkendala dengan minimnya anggaran. Jadi kerusakan jalan saat ini, tidak sebanding dengan jumlah anggaran yang diberikan untuk DPUTR," ungkap Kabid Peningkatan Jalan DPUTR Kabupaten Cirebon, Iwan Santoso, Rabu 23 April 2025.
Iwan menjelaskan, Kabupaten Cirebon mempunyai ruas jalan sepanjang 1.240 km. Tahun lalu saja ada sekitar 187 km yang belum terselesaikan. Namun karena keterbatasan anggaran, dari 187 km yang menjadi beban tahun ini, anggarannya hanya mampu untuk proyek jalan sepanjang 47 km saja.
"Artinya masih ada 140 km lagi yang tidak bisa dikerjakan pada anggaran murni tahun ini. Data bisa saja berubah mengingat curah hujan masih saja tinggi," ungkapnya.
Saat ini lanjut Iwan, ada sekitar 154 ruas ruas jalan yang rusak. Semua tersebar dihampir wilayah Kabupaten Cirebon. Artinya, dari seluruh ruas jalan yang dimiliki Pemkab Cirebon, 15 persennya mengalami kerusakan. Hal itu sudah disampaikan ke Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon. Namun data validnya akan dikirim secepatnya.
"Kami sedang update data jalan, barangkali ada penambahan. Curah hujan kan masih cukup tinggi, otomatis bisa berpengaruh pada kondisi ruas ruas jalan yang ada," jelasnya.
Sementara untuk proyek lelang jalan di anggaran murni, Iwan mengatakan ada 93 paket rekonstruksi jalan, dan 55 paket pemeliharaan periodik. Namun untuk anggaran pemeliharaan tahun ini hanya ada Rp. 10 miliar . Sementara idealnya, pemeliharaan jalan berada pada angka Rp.30 miliar per tahunnya.
"Mudah mudahan saja wacana ada penambahan anggaran rubahan terlaksana. Anggaran rubahan itu kita sudah plot disekitar angka 127 miliar. Sukur bisa nambah jadi 200 miliar," akunya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana mengaku, belum mengetahui secara pasti, berapa ruas ruas jalan yang rusak. Pihaknya masih menunggu update data dari DPUTR dan kemungkinan akan diberikan pekan depan.
Editor : Ahmad Sayuti

