Mengapa Puasa itu Ibadah Istimewa dan Tiada Tandingannya?
PUASA itu ibadah istimewa. Apalagi di bulan suci Ramadhan. Melebur dosa memanen pahala berlipat ganda. Bahkan, disebutkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai ibadah tiada tandingannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Puasa itu ibadah istimewa. Apalagi di bulan suci Ramadhan. Melebur dosa memanen pahala berlipat ganda. Bahkan, disebutkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai ibadah tiada tandingannya.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda kepada Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu’anhu,
عليك بالهجرةِ فإنَّه لا مثلَ لها ، عليك بالصَّومِ فإنَّه لا مثلَ له ، عليك بالسُّجودِ ، فإنَّك لا تسجُدُ للهِ سجدةً إلا رفعك اللهُ بها درجةً ، وحطَّ عنك بها خطيئةً
“Hendaknya engkau hijrah, karena ia ibadah yang tidak ada tandingannya, hendaknya engkau berpuasa karena Puasa itu ibadah yang tidak ada tandingannya, hendaknya engkau bersujud karena tidaklah engkau sujud sekali melainkan Allah tinggikan derajatmu satu derajat dan menghapus satu dosamu” (HR. An Nasa-i no. 2220. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih An Nasa-i).
Puasa juga merupakan ibadah yang diperuntukan khusus untuk Allah Ta'ala. Artinya, Allah Ta'ala langsung yang menerima amalan Puasa seorang hamba.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
يقولُ اللهُ عزَّ وجلَّ كلُّ عمَلِ ابنِ آدمَ له إلا الصيامَ فهو لِي وأنا أجزِي بِهِ
“Allah ‘azza wa jalla berfirman: setiap amalan manusia itu bagi dirinya, kecuali Puasa. Karena Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalas pahalanya” (HR. Bukhari no. 1904 , Muslim no. 1151).
Semoga kita diberi umur panjang, kesehatan, kekuatan, keteguhan iman menyambut bulan Ramadhan yang tinggal hitungan hari. Aamiin.Puasa itu ibadah istimewa. Apalagi di bulan suci Ramadhan. Melebur dosa memanen pahala berlipat ganda. Bahkan, disebutkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai ibadah tiada tandingannya.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda kepada Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu’anhu,
عليك بالهجرةِ فإنَّه لا مثلَ لها ، عليك بالصَّومِ فإنَّه لا مثلَ له ، عليك بالسُّجودِ ، فإنَّك لا تسجُدُ للهِ سجدةً إلا رفعك اللهُ بها درجةً ، وحطَّ عنك بها خطيئةً
“Hendaknya engkau hijrah, karena ia ibadah yang tidak ada tandingannya, hendaknya engkau berpuasa karena Puasa itu ibadah yang tidak ada tandingannya, hendaknya engkau bersujud karena tidaklah engkau sujud sekali melainkan Allah tinggikan derajatmu satu derajat dan menghapus satu dosamu” (HR. An Nasa-i no. 2220. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih An Nasa-i).
Puasa juga merupakan ibadah yang diperuntukan khusus untuk Allah Ta'ala. Artinya, Allah Ta'ala langsung yang menerima amalan Puasa seorang hamba.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
يقولُ اللهُ عزَّ وجلَّ كلُّ عمَلِ ابنِ آدمَ له إلا الصيامَ فهو لِي وأنا أجزِي بِهِ
“Allah ‘azza wa jalla berfirman: setiap amalan manusia itu bagi dirinya, kecuali Puasa. Karena Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalas pahalanya” (HR. Bukhari no. 1904 , Muslim no. 1151).
Semoga kita diberi umur panjang, kesehatan, kekuatan, keteguhan iman menyambut bulan Ramadhan yang tinggal hitungan hari. Aamiin.
Editor : Bsafaat

