Mengerucut, PKS KBB Usung Didik Agus Triwiyono untuk Diusung di Pilbup Bandung Barat 2024

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menetapkan satu nama sebagai figur yang bakal diusung untuk maju pada Pilbup Bandung Barat 2024.

Mengerucut, PKS KBB Usung Didik Agus Triwiyono untuk Diusung di Pilbup Bandung Barat 2024
Ketua DPD PKS KBB Acep Hud Syalahudin mengatakan, pihaknya telah melakukan penjaringan bakal calon yang akan bertarung pada Pilbup Bandung Barat 2024. Terakhir, dari lima figur tersisa tiga orang. (net)

INILAHKORAN, Ngamprah - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menetapkan satu nama sebagai figur yang bakal diusung untuk maju pada Pilbup Bandung Barat 2024.

Ketua DPD PKS KBB Acep Hud Syalahudin mengatakan, pihaknya telah melakukan penjaringan bakal calon yang akan bertarung pada Pilbup Bandung Barat 2024. Terakhir, dari lima figur tersisa tiga orang.

"Lalu jadi dua sekarang sudah mengerucut ke satu nama untuk maju di Pilbup Bandung Barat 2024," kata Acep Hud saat ditemui di kantor DPD PKS KBB belum lama ini.

Satu nama tersebut yakni Didik Agus Triwiyono yang diketahui pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD KBB periode 2009-2014. Saat ini, dia juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah DPW PKS Jawa Barat periode 2020-2025.

Acep menyebut, Didik saat ini ditugaskan untuk menjalin komunikasi dengan figur bakal calon lainnya. Pasalnya, saat ini dinamika politik masih cair dan sejauh ini PKS telah menjalin kesepakatan koalisi dengan Partai Demokrat dan PDI Perjuangan.

"Pak Didik Agus saat ini ditugaskan untuk menjalani komunikasi, termasuk dengan Kang Hengki juga menjalin komunikasi. Doakan jadi jodoh," sebutnya.

Di internal PKS, lanjut Acep, berdasarkan amanah Musda dan Muswil adalah untuk menjadikan kader terbaik sebagai KBB satu (bupati). 

Adapun kedepannya, memang ada saling menghargai dan menghormati di antara partai koalisi. 

"Bisa saja ada emergency exit, karena ada hal-hal lain dan itu pasti akan ada komunikasi. Kalau amanah Musda dan Muswil kader terbaik kami harus sebagai KBB satu (bupati)," terangnya.

"Tapi itu akan dibicarakan di koalisi, karena saya yakin dari masing-masing partai ingin KBB satu dan itu menandakan punya semangat dan ambisi, asalkan jangan ambisius," sambungnya.

Disinggung soal koalisi PKS, PDIP, dan Partai Demokrat yang sudah terbangun, Acep optimistis tidak akan pecah kongsi. Apalagi, menurutnya, teman-teman di fraksi DPRD KBB juga sudah begitu baik komunikasinya. 

Bahkan, sambung Acep, tidak menutup kemungkinan bisa mengajak teman-teman yang lain untuk bergabung bersama.

"Harapannya bangunan koalisi ini tidak head to head, minimal ada tiga pasang atau empat, agar masyarakat punya banyak pilihan," tandasnya. 

Seperti diketahui, sejumlah nama yang sempat masuk dalam proses penjaringan untuk bakal calon bupati di internal PKS KBB ada tiga nama yang mencuat, yakni Didik Agus Triwiyono, Bagja Setiawan, dan Aep Nurdin. 

Ketiganya adalah kader internal PKS, merupakan warga KBB, dan memiliki pengalaman di legislatif KBB.


Editor : Doni Ramdhani