Mental Fokus Utama Robert Saat Menghadapi Persela

Robert Rene Alberts mendapatkan pekerjaan berat dalam menghadapi Persela Lamongan di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (3/12/2019).

Mental Fokus Utama Robert Saat Menghadapi Persela
Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts. (Muhammad Ginanjar)

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts mendapatkan pekerjaan berat dalam menghadapi Persela Lamongan di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (3/12/2019).

Bukan karena kekuatan lawan, namun karena saat ini mental pemainnya mengalami tekanan. Itu terjadi setelah tim berjuluk Maung Bandung ini dikalahkan Bali United 2-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (28/11/2019) lalu.

Bahkan sang kapten kesebelasan, Supardi Nasir mendapatkan kritik yang tajam hingga hujatan dari Bobotoh karena dianggap menjadi biang dibalik tiga gol yang berhasil diciptakan Serdadu Tridatu.

Menurut Robert, kritikan itu tak adil diberikan kepada pemainnya. Sebab di laga sebelumnya, para pemainnya ini berhasil mencatatkan hasil yang bagus dengan menorehkan tujuh kali tak terkalahkan.

"Kami memang melakukan kesalahan di belakang, tapi itu bisa saja terjadi pada siapapun dan tentunya tidak boleh diulangi lagi. Apalagi Bali United adalah pemimpin klasemen sementara dengan perbedaan poin 15 dengan tim di bawahnya. Jadi tidak mudah untuk meraih kemenangan," ungkap Robert di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (1/12/2019).

Selain itu, kata Robert di laga tersebut wasit pertandingan tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Beberapa keputusan kerap merugikan timnya. "Keputusannya tidak memihak pada kami. Padahal laga berjalan menarik," tuturnya.

Namun demikian, Robert mengaku akan berupaya meningkatkan mental para pemainnya sehingga Persib bisa tampil maksimal saat menghadapi Persela Lamongan nanti.

"Setiap pemain tidak mau kalah dan kami kalah karena melakukan kesalahan. Jadi kami harus bisa bekerja dengan lebih baik di laga berikutnya, jangan lagi melakukan kesalahan," tegasnya. (Muhammad Ginanjar)


Editor : suroprapanca