Mesin AMP Milik BUMD Kab Bogor Terbakar, Ini Kata Polisi

Mesin AMP (Asphalt Mixing Plant) milik salah satu BUMD Kabupaten Bogor, PT Prayoga Pertambangan Energi (PPE) di Desa Citaringgul, Babakan Madang, hangus terbakar, Rabu (27/2) malam WIB.

Mesin AMP Milik BUMD Kab Bogor Terbakar, Ini Kata Polisi
Mesin AMP (Asphalt Mixing Plant) milik salah satu BUMD Kabupaten Bogor dilalap si jago merah
INILAH, Bogor- Mesin AMP (Asphalt Mixing Plant) milik salah satu BUMD Kabupaten Bogor, PT Prayoga Pertambangan Energi (PPE) di Desa Citaringgul, Babakan Madang, hangus terbakar, Rabu (27/2) malam WIB.
 
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Kabupaten Bogor Eppy Rupali menerangkan, terbakarnya mesin AMP atau pengolahan aspal ini terjadi pukul 20.10 WIB. Beruntung, lanjut dia petugas DPK berhasil memadamkannya pada pukul 21.18 WIB.
 
"Penyebab kebakaran mesin AMP ini berasal dari korsletinh komponen pemanasnya hingga api membesar, kami dapat laporan kebakaran ini pukul 20.10 WIB dan 15 menit kemudian beberapa unir mobil pemadam kebakaran tiba dilolasi dam pada pukil 21.28 WIB api berhasil dipadamkan," terang Eppy kepada wartawan, Kamis (28/2)
 
Terpisah Kapolsek Babakan Madang Kompol Wawan Wahyudin menjelaskan jajarannya masih melakukan penyebab kebakaran. Menurut dia komponen atau alat pemanas yang terbakar kabarnya sudah lama tidak digunakan.
 
"Info awal kebakaran karena korsleting pada komponen atau alat pemanas, tapi ada informasi bahwa alat itu sudah lama tidak digunakan hingga kami akan menyelidiki lebih lanjut," jelas Kompol Wawan.
 
Terkait perkiraan besar kerugian materil yang dialami PT PPE, dia mengaku belum bisa memberikan rinciannya. Saat ini, Unit Reserse dan Kriminal sedang melakukan penghitungan. 
 
"Kerugian materil belum bisa diperkirakan dan Unit Reskrim dibantu Dinas Pemadam Kebakaran masih menghitung hal tersebut secara seksama," pungkasnya.
 
 
 


Editor : inilahkoran