Meski Kekurangan Anggaran, Diskar PB Tetap Optimalkan Pelayanan

Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung kekurangan anggaran untuk perawatan armada yang digunakan menangani kebakaran.

Meski Kekurangan Anggaran, Diskar PB Tetap Optimalkan Pelayanan

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung kekurangan anggaran untuk perawatan armada yang digunakan menangani kebakaran.

Padahal dikatakan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Diskar PB Kota Bandung, Riky Permadi, perawatan armada dinilai penting untuk menunjang keselamatan masyarakat yang tertimpa musibah.

"Kalau dilihat intensitas perbaikan, sebetulnya anggaran itu masih kurang. Saat ini untuk 50 unit armada anggarannya Rp 900 juta per tahun atau Rp 14 juta per unit," kata Riky Permadi, Senin 19 Agustus 2024.

Meski demikian, ia mengaku belum dapat memastikan idealnya anggaran perawatan setiap unit. Karena selama ini, Diskar PB Kota Bandung melakukan skala prioritas saat melakukan perawatan.

"Untuk mengatasi kekurangan anggaran itu, kita mengutamakan sparepart yang penting-penting yang memang harus dilakukan pergantian suku cadang. Terutama untuk armada yang kita sering gunakan," ucapnya.

Riky menyebut, sejauh ini belum ada penambahan armada. Sehingga pihaknya melakukan efesiensi, di antaranya menghentikan pengecetan armada dan anggarannya dialihkan untuk perawatan dan perbaikan.

"anggaran Rp 900 juta itu, kita gunakan hanya untuk maintenance rutin yang dilakukan tiga bulan satu kali dan pengecekan sistem pengereman yang dilakukan setiap saat," ujar dia.

Pengecekan armada, dituturkan ia dilakukan setiap pagi dan malam hari oleh tim mekanik internal. Kemudian apabila ada kerusakan, langsung dibawa ke bengkel yang sudah bekerjasama.

"Kita kerjasama untuk perbaikan armada itu dengan tiga bengkel. Jadi kalau ada kendala, kita tinggal kesana dan menyampaikan kerusakannya ke pihak bengkel," ucapnya.

Dengan perawatan rutin tersebut, Riky menambahkan, kondisi 50 armada yang dimiliki oleh Diskar PB Kota Bandung dalam kondisi baik karena masih banyak yang usianya masih tergolong muda. ***


Editor : Ahmad Sayuti