Meski Tengah Wamil, Cha Eun Woo Terancam Penyelidikan Pajak atas Kasus Penggelapan
Cha Eun Woo bisa terancam lakukan penyelidikan pajak atas kasus penggelapan pajak meski tengah dinas wajib militer.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini, Cha Eun Woo tengah huatus dari industri hiburan Korea karena tengah menjalani tugas wajib militer (wamil) di band militer.
Baru-baru ini, pengacara Kim Jung Gi tampil di acara 'Lee Won Hwa's Case X File' di YTN Radio dan membahas situasi yang sedang berlangsung terkait Cha Eun Woo.
Menurut Kim Jung Gi, Biro Investigasi No. 4 Kantor pajak Daerah Seoul melancarkan audit intensif terhadap Cha Eun Woo tahun lalu, dan akhirnya menuntut sekitar 20 miliar KRW (Rp232 miliar) sebagai tunggakan pajak.
Pihak berwenang menduga bahwa Cha Eun Woo menyalurkan pendapatan pribadinya melalui perusahaan manajemen yang diduga didirikan oleh ibunya, kemungkinan sebagai perusahaan fiktif untuk mengurangi kewajiban pajak.
Meski saat ini masih menjalani wajib militer, Cha Eun Woo tetap akan menjadi subjek penyelidikan.
Pengacara Kim Jung Gi menyatakan, “menjadi seorang tentara tidak membebaskannya dari proses hukum. Penyidik dapat mengunjungi pangkalan militernya atau mengatur pemeriksaan selama masa cutinya.”
Dia menambahkan bahwa meskipun dugaan kejahatan terjadi sebelum wajib militer, jaksa militer dapat berkoordinasi dengan otoritas sipil untuk melakukan penyelidikan.
Menyusul kontroversi tersebut, sebuah video yang menampilkan Cha Eun Woo di saluran KFN yang dioperasikan oleh Kementerian Pertahanan Nasional dihapus dari internet.
Sementara itu, seorang warga dilaporkan mengajukan petisi resmi yang meminta peninjauan kembali penugasan Cha Eun Woo ke band militer, mempertanyakan apakah posisinya masih pantas di tengah tuduhan yang sedang berlangsung.
Kementerian Pertahanan mengkonfirmasi petisi tersebut dan menjelaskan bahwa petisi itu telah diteruskan ke kantor inspeksi unit Cha Eun Woo untuk ditinjau.
Namun, setiap keputusan personel berada di bawah wewenang komandan atasannya. Seperti yang dicatat oleh Pengacara Kim Jung Gi:
“Hanya atasan Cha yang memiliki wewenang untuk mengubah penugasannya, dan tidak ada pihak eksternal yang dapat mengganggu wewenang tersebut kecuali mereka berada di posisi yang lebih tinggi dalam rantai komando.”
Agensi Cha Eun Woo, Fantagio, mengeluarkan pernyataan menegaskan kerja sama mereka dengan otoritas pajak:
“Masalah ini saat ini sedang diperiksa melalui prosedur hukum yang semestinya. Baik agensi maupun artis sepenuhnya bekerja sama dalam lingkup yang diperlukan.
Setelah kesimpulan hukum dan administratif tercapai, kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan sesuai dengan itu.”
Situasi yang sedang berkembang ini telah memicu perhatian luas, menimbulkan pertanyaan tentang akuntabilitas tokoh publik bahkan saat memenuhi kewajiban dinas nasional.***
Editor : Irma Nurfajri


