Min Hee Jin Dituduh Serahkan Bukti Palsu saat Sidang Melawan HYBE, Janji Beri Bantahan  November Mendatang

Min Hee Jin janji akan beri bukti bantahan setelah dituduh berikan bukti palsu saat sidang dengan HYBE.

Min Hee Jin Dituduh Serahkan Bukti Palsu saat Sidang Melawan HYBE, Janji Beri Bantahan  November Mendatang
Min Hee Jin.

INILAHKORAN, Bandung - Nampaknya perseteruan HYBE dan Min Hee Jin terus menemukan permasalahan baru.

Min Hee Jin, mantan CEO ADOR yang saat ini sedang dalam sengketa hukum dengan HYBE atas kasus opsi put senilai ₩26 miliar (sekitar $19 juta atau Rp307 miliar), menghadapi tuduhan baru karena telah menyerahkan percakapan KakaoTalk yang "dimanipulasi" sebagai Bukti di pengadilan.

Klaim tersebut muncul dalam Sidang di Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada akhir pekan kemarin.

HYBE menunjukkan apa yang diklaimnya sebagai versi "asli" dari rekaman obrolan tersebut, yang kabarnya berisi baris-baris tambahan yang menunjukkan bahwa Min Hee Jin telah mengatur percakapan tersebut.

Frasa-frasa seperti "Saya akan merekam ini, menulisnya dengan baik" , "Saatnya bertindak, lanjutkan lagi" , dan "Hapus dan tulis ulang, POTONG, selesai" disertakan, menyiratkan bahwa dia mungkin telah merekayasa sebagian percakapan tersebut.

Obrolan yang dipersengketakan ini, yang dipertukarkan pada Januari tahun lalu, melibatkan seorang eksekutif ADOR saat itu dan awalnya diajukan oleh Min Hee Jin sebagai Bukti untuk menyatakan bahwa HYBE menekan dirinya dan para pembantu dekatnya, yang pada akhirnya menyebabkan pengunduran dirinya sebagai CEO.

HYBE membalas dengan menyajikan versi lain dari percakapan tersebut, mengklaim bahwa percakapan tersebut menunjukkan upaya penyuntingan dalam rekaman yang dikirimkan Min Hee Jin.

Persidangan, yang diawasi oleh Hakim Nam In-soo dari Divisi Perdata Pengadilan Distrik Pusat Seoul 31, menggabungkan gugatan Min Hee Jin dan dua orang lainnya yang menuntut pembayaran dari HYBE karena melaksanakan opsi jual mereka dengan gugatan balik HYBE yang berusaha membatalkan perjanjian pemegang saham mereka.

Menanggapi tuduhan tersebut, Min Hee Jin mengatakan “Sidang 11 September hanya memungkinkan tim hukum ADOR untuk melakukan pemeriksaan langsung terhadap saksi mereka."

"Laporan tersebut sebagian besar didasarkan pada pertanyaan sepihak dari pengacara kami," tutur Min Hee Jin.

"Karena keterbatasan waktu, pemeriksaan silang ditunda hingga 27 November, saat saya akan menyampaikan bantahan lengkap. Oleh karena itu, liputan media saat ini tidak akurat dan tidak berimbang," jelasnya.

Di luar persidangan ini, rekaman KakaoTalk yang disengketakan akan memainkan peran penting dalam gugatan hukum terkait lainnya.

Misalnya, Source Music, agensi LE SSERAFIM, telah mengajukan gugatan ganti rugi terhadap Min Hee Jin atas pencemaran nama baik, menghalangi bisnis, dan penghinaan, dengan pengadilan baru-baru ini menerima rekaman obrolannya sebagai Bukti resmi.***


Editor : Irma Nurfajri