Minibus Pengantar Pengantin Jatuh ke Jurang 8 Meter di Cianjur, Delapan Orang Luka-lu

Minibus pengantar pengantin asal Tasikmalaya jatuh ke jurang 8 meter di Takokak, Cianjur. Delapan penumpang terluka dan mendapat perawatan di puskesmas.

Minibus Pengantar Pengantin Jatuh ke Jurang 8 Meter di Cianjur, Delapan Orang Luka-lu
Minibus pengantar pengantin asal Tasikmalaya jatuh ke jurang 8 meter di Takokak, Cianjur. Delapan penumpang terluka dan mendapat perawatan di puskesmas.

INILAHKORAN.ID– Sebuah minibus bernopol Z 1748 HY yang membawa rombongan pengantar pengantin asal Kabupaten Tasikmalaya terperosok ke jurang sedalam delapan meter di Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Senin.

Polres Cianjur memastikan seluruh delapan penumpang minibus tersebut mendapat pertolongan medis di puskesmas setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut.

Kapolsek Takokak AKP Dadang Warman mengatakan, kecelakaan diduga terjadi karena minibus tidak kuat saat melintasi jalan menanjak. Kendaraan kemudian berjalan mundur hingga sopir kehilangan kendali dan minibus masuk ke dalam jurang.

"Tidak ada korban jiwa, delapan orang di dalam mobil mengalami luka sedang dan ringan sudah mendapat pertolongan medis di puskesmas setempat, kecelakaan diduga karena mobil tidak kuat menanjak dan hilang kendali," kata Dadang saat dihubungi, Senin.

Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang mengalami luka berat, sementara enam lainnya mengalami luka ringan.

Petugas bersama warga yang mendengar informasi kecelakaan langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi para korban. Seluruh korban kemudian dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, minibus yang terperosok ke dasar jurang berhasil dievakuasi sekitar dua jam kemudian dengan bantuan warga sekitar.

Kepala Desa Waringinsari Nadir Muharam mengatakan, kecelakaan bermula ketika sopir mengikuti petunjuk peta di telepon seluler. Petunjuk tersebut mengarahkan rombongan ke jalan kecil dengan kondisi tanjakan cukup curam.

Sopir kemudian berusaha melanjutkan perjalanan. Namun, kendaraan diduga tidak kuat menanjak sehingga berjalan mundur dan akhirnya kehilangan kendali hingga terperosok ke jurang sedalam delapan meter.

"Mobil sempat terbalik membuat penumpang di dalamnya terjebak, saat di dasar jurang posisi mobil terbalik dengan kondisi kabin ringsek, sehingga warga sempat kesulitan mengevakuasi para korban," ujar Nadir.

Menurut Nadir, seluruh korban saat ini telah mendapatkan perawatan di puskesmas. Kondisi mereka mulai membaik dan rencananya akan dipulangkan ke daerah asal setelah dijemput pihak keluarga.***


Editor : JakaPermana