Misi Pieter Huistra: Selamatkan PSS Sleman dari Jeratan Degradasi dalam 11 Laga Penentuan
PSS Sleman resmi menunjuk Pieter Huistra sebagai pelatih anyar mereka menggantikan Mazola Junior pada Rabu, 20 Februari 2025. Keputusan ini diambil manajemen Super Elang Jawa untuk menyelamatkan tim dari ancaman degradasi yang membayangi mereka di kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – PSS Sleman resmi menunjuk Pieter Huistra sebagai pelatih anyar mereka menggantikan Mazola Junior pada Rabu, 20 Februari 2025.
Keputusan ini diambil manajemen Super Elang Jawa untuk menyelamatkan tim dari ancaman degradasi yang membayangi mereka di kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini.
Huistra, yang sebelumnya pernah menangani Borneo FC, kini dihadapkan pada tugas berat untuk membawa PSS Sleman keluar dari zona merah hanya dalam 11 pertandingan tersisa.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk bekerja cepat dan efektif agar tim bisa meraih hasil positif dalam waktu singkat.
Huistra menegaskan bahwa langkah pertamanya adalah memastikan PSS Sleman tidak lagi menjadi bagian dari tim yang berjuang di papan bawah.
"Langkah awal dan sangat jelas, yakni menolak menjadi bagian dari tim zona degradasi. Tentunya kami harus lepas dari jeratan tersebut. Ke depannya 11 pertandingan telah menanti yang berarti 11 pertandingan penentuan," ujar Huistra.
Saat ini, PSS Sleman berada di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga 1 dengan 19 poin dari 23 pertandingan, hanya terpaut satu poin dari zona aman.
Dengan kompetisi yang semakin ketat, setiap laga menjadi krusial bagi tim yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo tersebut.
Mengambil alih tim di tengah musim tentu bukan perkara mudah. Huistra mengakui bahwa waktu yang singkat untuk mengenal para pemain menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapinya.
"Sebuah kesulitan hadir saat datang melatih di tengah perjalanan sebuah kompetisi. Kami hanya memiliki waktu singkat untuk mengenal para pemain, mengenal personil-personil yang ada di tim ini," jelas pelatih asal Belanda tersebut.
Namun, tantangan itu justru menjadi daya tarik bagi Huistra untuk menerima tawaran dari PSS Sleman. Ia melihat klub ini sebagai raksasa sepak bola Indonesia yang tengah tertidur dan ingin mengembalikannya ke jalur yang seharusnya.
Laga perdana Pieter Huistra sebagai pelatih PSS Sleman akan berlangsung pada pekan ke-24 Liga 1 saat mereka bertandang ke markas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu, 23 Februari 2025 pukul 19.00 WIB.
Huistra menyadari bahwa pertandingan ini menjadi ujian awal bagi dirinya dan timnya. Oleh karena itu, ia bertekad untuk langsung melakukan lompatan besar dalam persiapan agar bisa meraih hasil positif.
"Kemudian pertandingan terdekat melawan Malut United FC juga siap menanti. Tidak ada pilihan selain harus melakukan lompatan besar dengan menjalankan intensitas latihan untuk meraih hasil yang mengesankan," pungkasnya.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


