Muda Nyakola Bandung Berikan Edukasi Wirausaha

Komunitas kepemudaan Muda Nyakola Bandung menggelar seminar bertema "Potensi Entrepreurship Generasi Pemuda Milenial Di Era Industri 4.0". Seminar dilaksanakan di Balatkop Provinsi Jawa Barat, Minggu

Muda Nyakola Bandung Berikan Edukasi Wirausaha
INILAH, Bandung - Komunitas kepemudaan Muda Nyakola Bandung menggelar seminar bertema "Potensi Entrepreurship Generasi Pemuda Milenial Di Era Industri 4.0". Seminar dilaksanakan di Balatkop Provinsi Jawa Barat, Minggu (31/3/2019).
 
Ketua Umum Muda Nyakola Bandung Dudi Setiawan mengatakan, seminar tersebut bertujuan untuk mempersiapkan para generasi muda dalam membangun bisnis atau usaha-usaha di era industri 4.0 dan membangun jiwa entrepreneurship.
 
"Muda Nyakola ingin berkontribusi dengan membantu mengatasi anak putus sekolah atau orang dewasa yang belum sekolah. Selain itu, kami juga ingin membentuk mental dan jiwa wirausaha sehingga para pemuda menjadi mandiri dan dapat membuka lapangan pekerjaan yang baru," kata Dudi.
 
Pihaknya memberikan dukungan kepada para pemuda Kota Bandung untuk menciptakan terobosan-terobosan dalam dunia kewirausahaan. Untuk itu, Muda Nyakola Bandung bekerjasama dengan organisasi dan komunitas kepemudaan serta koperasi untuk mengadakan kegiatan seminar guna meningkatkan kemampuan dalam berbisnis.
 
"Di era 4.0 para pemuda sangat berpeluang dalam meraih kesempatan bisnis, terutama pada sektor-sektor berbasis teknologi digital. Artinya pemuda yang bertalenta, kreatif, dan inovatif akan diuntungkan. Sehingga dalam seminar ini kami menghadirkan pembicara startup ternama," ucapnya.
 
Ke depan, Komunitas Muda Nyakola Bandung akan melakukan audensi dan MoU dengan lembaga bisnis, startup, dan koperasi dalam rangka mengembangkan jaringan bisnis sehingga dapat menjembatani pemuda yang ingin berwirausaha.
 
"Kita semakin melebarkan sayap dengan melakukan silaturahmi  dan bekerjasama dengan berbagai stakeholder terkait. Dan untuk menambahkan kepercayaan, maka dipandang perlu melegimitasi Muda Nyakola Bandung menjadi sebuah yayasan yang berbadan hukum," tandasnya.


Editor : inilahkoran