Mudik Gratis Lebaran Idul Fitri 2026, Dishub KBB Siapkan Dua Bus ke Jogja-Solo
Dishub Kabupaten Bandung Barat menyiapkan dua bus untuk melaksanakan kegiatan mudik gratis Lebaran Idul Fitri 2026
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Program mudik gratis yang menjadi tunggangan masyarakat setiap tahun bakal kembali digelar menjelang Lebaran Idul Fitri 2026.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Retno Handayani menyebutkan pihaknya sudah menyiapkan dua bus untuk mendukung kegiatan mudik gratis Lebaran Idul Fitri 2026.
"Selain pengamanan perjalanan, mudik gratis adalah program rutinitas kita yang tetap akan dilaksanakan tahun ini," kata Retno di Padalarang, Kamis 29 Januari 2026.
"Saat ini sudah ada dua bus yang disiapkan, dengan mekanisme pendaftaran yang hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.
Retno menjelaskan, pendaftaran bagi calon peserta bakal dibuka sekitar tujuh hari atau H-7 menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia menuturkan, program ini khusus diperuntukkan bagi masyarakat yang berdomisili di wilayah KBB, dengan proses yang akan dioptimalkan agar mudah diakses.
"Rute yang ditawarkan juga tetap sama dengan tahun sebelumnya, yaitu menuju Yogyakarta dan Solo," tuturnya.
Bahkan, lanjut Retno, antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak sekarang, sekitar 20 orang telah mulai berkomunikasi melalui grup peserta mudik gratis tahun sebelumnya.
Menurutnya, program ini telah berjalan sekitar empat tahun dan memiliki kelompok peserta yang rutin mengikuti.
"Dari sekitar 150 peserta pada tahun kemarin, hanya sekitar 40 orang yang baru, sisanya adalah peserta lama yang sudah mengikuti secara berkala," jelasnya.
Meskipun awalnya hanya menyiapkan dua bus, pihaknya berencana berkoordinasi dengan pihak BJB dan perusahaan di KBB yang memiliki program serupa.
"Insyaallah kita akan menyatukan program jika ada kesamaan rute, sehingga bisa membantu lebih banyak pemudik," ujarnya.
Sementara itu, lanjut Retno, untuk tahapan pendaftaran dan informasi lebih lanjut, sistem yang digunakan bakal sama dengan tahun-tahun sebelumnya, hanya dengan penyesuaian tahun menjadi 2026.
"Nantinya link pendaftaran akan disediakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," ujarnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

