Muncul Wacana Reaktivasi Lanud Husein Sastranegara jadi Bandara, Bey Machmudin: Jawa Barat Bukan Hanya Bandung

Wacana reaktivasi Lanud Husein Sastranegara kembali menjadi bandara mengemuka, setelah Wali Kota Bandung terpilih Muhammad Farhan berkeinginan membuatnya melayani penerbangan reguler.

Muncul Wacana Reaktivasi Lanud Husein Sastranegara jadi Bandara, Bey Machmudin: Jawa Barat Bukan Hanya Bandung
Menyikapi wacana reaktivasi Lanud Husein Sastranegara itu, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, apa yang diinginkan Farhan terbilang wajar. Mengingat BIJB Kertajati belum mampu melayani seluruh penerbangan. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Wacana reaktivasi Lanud Husein Sastranegara kembali menjadi bandara mengemuka, setelah Wali Kota Bandung terpilih Muhammad Farhan berkeinginan membuatnya melayani penerbangan reguler.

Tentunya, keinginan reaktivasi Lanud Husein Sastranegara tersebut menyudutkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka yang kini tengah berupaya 'hidup'.

Menyikapi wacana reaktivasi Lanud Husein Sastranegara itu, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, apa yang diinginkan Farhan terbilang wajar. Mengingat BIJB Kertajati belum mampu melayani seluruh penerbangan.

Hanya saja kata Bey Machmudin, reaktivasi Lanud Husein Sastranegara harus dipertimbangkan secara matang.

"Wajar aja, karena Kertajati tidak bisa memenuhi jumlah penerbangan. Sekarang kita mending duduk bersama, pecahkan solusinya seperti apa," ujar Bey Machmudin di Kota Bandung, Rabu 15 Januari 2025.

Soal BIJB Kertajati, dia menilai dapat dioptimalkan menjadi bandara khusus yang melayani haji, umrah atau penerbangan luar negeri.

"Idealnya Kertajati untuk umrah, haji atau bagaimana. Untuk penerbangan luar negeri misalnya," ucapnya.

Terlepas dari itu, Bey Machmudin juga menyampaikan bahwa Jawa Barat bukan hanya Kota Bandung. Sehingga juga harus dipikirkan kota/kabupaten lainnya, terkait dampak dari reaktivasi Lanud Husein Sastranegara.

"Jadi kita bersama-sama, tidak perlu berdebat di publik. Kita bicarakan bagaimana ke depan, yang terbaik untuk semuanya. Jawa Barat kan bukan hanya Bandung. Ada Ciayumajakuning, jadi kita berpikir bersama," kata dia.

"Jangan hanya kepentingan karena ada satu tempat yang tadinya rame jadi sepi. Apakah memang seperti itu? Kita bersama-sama lah, berpikir," imbuhnya.

Pemprov Jabar sambung dia, bakal melibatkan banyak pihak untuk melakukan kajian, mengenai transportasi udara di Jawa Barat seperti apa.

Menyusul adanya perbedaan harapan, antara BIJB Kertajati dan Lanud Husein Sastranegara.

"Kita minta perguruan tinggi untuk sisi dari survei dan sebagainya. Kita bantu. Dari sisi pariwisata, dari sisi pengusaha bagaimana," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani