Musim Perpisahan Victor Igbonefo: Bojan Hodak Siapkan Panggung Spesial untuk Sang Legenda di Dua Laga Terakhir Persib

Dalam suasana penuh emosional menjelang akhir musim, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan rencananya untuk memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain senior yang selama ini jarang tampil reguler.

Musim Perpisahan Victor Igbonefo: Bojan Hodak Siapkan Panggung Spesial untuk Sang Legenda di Dua Laga Terakhir Persib
Musim Perpisahan Victor Igbonefo: Bojan Hodak Siapkan Panggung Spesial untuk Sang Legenda di Dua Laga Terakhir Persib

INILAHKORAN, Bandung – Dalam suasana penuh emosional menjelang akhir musim, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan rencananya untuk memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain senior yang selama ini jarang tampil reguler.

Di antara nama-nama tersebut, perhatian khusus diberikan kepada Victor Igbonefo yang tengah menjalani musim terakhirnya bersama klub berjuluk Pangeran Biru.

Menurut Hodak, kesempatan bermain di dua laga tersisa — melawan Persita Tangerang dan Persis Solo — adalah bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap kontribusi besar Igbonefo selama berseragam Persib.

"Ini musim terakhir Papa (sapaan Igbonefo) bersama klub. Jadi saya pasti akan coba beri dia menit bermain. Dia pantas mendapatkannya. Bukan karena musim ini saja, dia sudah lama di sini dan telah berkontribusi banyak untuk klub ini," ujar Hodak dikutip dari laman resmi klub Persib.co.id.

Igbonefo, yang meski musim ini lebih banyak mengisi bangku cadangan, tetap memiliki tempat spesial dalam sejarah klub. Perannya tidak hanya terbatas di atas lapangan, tetapi juga sebagai sosok pemimpin dan inspirator di ruang ganti.

Selain Igbonefo, Hodak juga menyebut nama Achmad Jufriyanto sebagai pemain senior lainnya yang akan mendapat menit bermain. Jupe, sapaan akrabnya, dikenal sebagai salah satu bek tangguh yang telah tiga kali mengantarkan Persib meraih gelar juara.

Lebih lanjut, Hodak menegaskan bahwa tidak semua keputusan terkait susunan pemain diambil secara instan. Kondisi kebugaran tetap menjadi pertimbangan utama, terutama bagi pemain-pemain yang baru pulih dari cedera, seperti David da Silva dan Dedi Kusnandar.

"Kita akan lihat dalam dua latihan ke depan. Kalau dia (David) tidak merasa sakit, pada dasarnya dia bisa main. Tapi kalau rasa sakit itu mengganggu, tidak ada gunanya dipaksakan," jelasnya.

Keputusan Bojan Hodak ini dipandang sebagai langkah bijak yang tidak hanya memperhatikan sisi kompetitif, tetapi juga sisi emosional dan psikologis pemain.

Memberikan menit bermain kepada para pemain senior di akhir musim adalah penghormatan terhadap loyalitas dan dedikasi mereka terhadap klub.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan