Naik Kelas! Pemkab Indramayu Kemas Bandeng Kuah Gomyang Cabut Duri dalam Pouch
Pemkab Indramayu mengemas kuliner khas pesisir utara, Bandeng Cabut Duri Kuah Gomyang, ke dalam kemasan kantong modern berbasis vakum.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus mendongkrak nilai tambah komoditas perikanan daerah. Salah satu inovasi terbarunya adalah mengemas kuliner khas pesisir utara, bandeng Cabut Duri Kuah Gomyang, ke dalam kemasan kantong (pouch) modern berbasis vakum.
Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal sekaligus memperkuat hilirisasi sektor perikanan agar komoditas tidak lagi hanya dijual dalam bentuk bahan segar.
"Potensi besar sektor perikanan di Indramayu tidak boleh berhenti pada produksi bahan mentah saja," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi seperti dikutip dari Antara, Selasa (21/7/2026).
Pengembangan inovasi olahan ini dijalankan lewat kolaborasi Diskanla Indramayu dengan Departemen Teknologi Hasil Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University.
Melalui kerja sama ini, para pelaku UMKM dibekali pelatihan intensif mulai dari Penerapan Good Hygiene Practices (praktik sanitasi/higienitas baku), teknik pencabutan duri bandeng yang presisi, hingga formulas bumbu kuah gomyang khas Indramayu.
Kemudian, pengemasan aluminium foil pouch sistem vakum, pemanasan steril, hingga tata cara pelabelan dan penyimpanan.
Ketua Tim Kegiatan IPB University, Bambang Riyanto, menekankan pentingnya komoditas lokal untuk naik kelas menjadi produk siap saji yang aman, menarik, dan bernilai jual tinggi.
"Bandeng sebagai komoditas lokal perlu naik kelas menjadi produk siap saji khas daerah yang aman, menarik, praktis, dan memiliki nilai jual jauh lebih tinggi," jelas Bambang.
Kuasai 33 Persen Produksi Perikanan Jawa Barat
Langkah hilirisasi ini dinilai sangat strategis mengingat Indramayu merupakan raksasa perikanan di Jawa Barat.
Berdasarkan data tahun 2025, Kabupaten Indramayu mencatatkan jumlah perikanan tangkap mencapai 180.620,58 ton, dan perikanan budidaya mencapai 348.253,22 ton.
Total produksi tersebut menyumbang sekitar 33,99 persen dari keseluruhan produksi perikanan Jawa Barat yang mencapai 1,55 juta ton.
Lewat inovasi kemasan pouch ini, hasil tangkapan dan budidaya yang melimpah diharapkan dapat langsung dirasakan dampaknya pada kesejahteraan petani dan UMKM lokal.
Editor : Ahmad Sayuti

