Sindir Polisi, Geisz Chalifah Sarankan Mahasiswa Berdemo di Balai Kota DKI
Komisaris Ancol, Geisz Chalifah, turut berkomentar terkait sikap polisi yang melarang BEM SI melakukan unjuk rasa di depan Gedung KPK.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Komisaris Ancol, Geisz Chalifah, turut berkomentar terkait sikap polisi yang melarang BEM SI melakukan unjuk rasa di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.
Geisz Chalifah pun melontarkan sindiran atas sikap yang diperlihatlan polisi itu. Dia menyarankan agar para mahasiswa agar berdemo di depan Balai Kota DKI Jakarta.
Geisz pun menjamin keamanan mahasiswa jika melakukan demo di Balai Kota DKI Jakarta.
"Demonya pindah ke depan Balaikota DKI saja dijamin aman," ucapnya melalui akun twitter @GeiszChalifah.
Baca Juga: Bamus DPRD DKI Jakarta Setujui Hak Interpelasi, Dedek Prayudi Sebut Formula E Bau Amis
Bahkan Geisz mengatakan, mereka yang berdemo di Balai Kota DKI Jakarta akan dijaga dengan baik dan bahkan bisa berfoto dengan polisi yang sedang bertugas.
"Dijaga dgn baik dan bisa foto2 dgn yg bertugas," sambungnya.
Masih dari kicauan Geisz, yang mengatakan zona demokrasi berada di Jalan Merdeka Selatan no 8-9.
"Zona Demokrasi adanya di jalan Medan Merdeka Selatan no 8-9," cuitnya.
Dia pun menyebut, berdemo di Balai Kota DKI Jakarta bebas menyampaikan kritik kepada Gubernur DKI.
Baca Juga: Yusril Uji AD ART Demokrat, Pengamat Politik: Tak Perlu Umumkan bahwa Anda Khawatir
"Di sekitar situ bebas berdemo, bebas mencaci, menghujat dan memfitnah Gubernur DKI. Bebas teriak apa saja yg penting tertuju hanya kpd Anies. Dikawal dgn baik & bisa berfoto bersama dgn petugas," kata Geisz Chalifah.*** (Yosep Saepul Ramdan)
Editor : inilahkoran

