Mereka yang Kena Amuk Mensos Risma Sepanjang 2020-2021, Dari ASN Bandung hingga Para Demonstran

Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali tertangkap kamera sedang mengamuk. Ini bukan pertama kali sisi tempramennya terkuak ke publik.

Mereka yang Kena Amuk Mensos Risma Sepanjang 2020-2021, Dari ASN Bandung hingga Para Demonstran
Menteri Sosial Tri Rismaharini.

INILAHKORAN, Bandung- Label tempramental kian melekat pada sosok Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma. Teranyar, politikus PDIP itu ngamuk di Gorontalo.

Dikutip dari Inilah.com, kemarahan timbul saat jajaran Pemprov Gorontalo dan pemerintah kabupaten/kota sedang melakukan pemadanan data.

Diduga akibat ada data penerima bantuan yang dinilai tak beres. Tepatnya saat pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menjelaskan ada warganya yang terdata, tetapi saldonya kini tidak pernah lagi terisi.

Baca Juga: Politisi Demokrat: Mensos Risma Hanya Tebar Intimidasi dan Caci Maki

Risma marah-marah sambil menunjuk-nunjuk dengan sangat emosional.

Sementara itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie tersinggung dengan sikap Risma memarahi warganya. Risma sebagai seorang pejabat negara semestinya tak bersikap demikian.

“Saya saat melihat video itu sangat prihatin. Saya tidak memprediksi seorang ibu menteri, sosial lagi, memperlakukan seperti itu. Contoh yang tidak baik,” ucap Rusli.

Merujuk berbagai sumber pemberitaan, Risma sudah berulangkali marah-marah. Berikut kemarahan Risma dari tahun 2020 hingga 2021 yang dirangkum Inilah.com:

Baca Juga: Mensos Risma Marah-marah Terus, Jabatannya Mulai Terancam?

Ancam Pindahkan ASN dari Bandung ke Papua

Risma, pada 13 Juli 2021 lalu mengancam akan memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Wyata Guna, Kota Bandung, Jawa Barat, ke Papua.

Ia geram di lokasi itu disiapkan kibor lengkap dengan pengeras suara aktif. Kemudian pimpinan dan pegawainya tak cakap dalam menangani dapur umum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Baca Juga: Gara-gara Partai Demokrat, Jimly dan Yusril Saling Sindir

Banyak kekurangan peralatan memasak dan kekurangan personel di dapur umum.

Marahi Demonstran Penolak UU Cipta Kerja

Risma memarahi demonstran penolak UU Cipta Kerja yang dianggap merusak fasilitas umum di Surabaya, Jawa Timur, pada 8 Oktober 2020.

Marahi Pejabat Balkot Surabaya

Risma lewat sambungan telepon seluler berbicara dengan nada tinggi kepada seorang pejabat di Balai Kota Surabaya.

Risma kecewa, dua unit mobil Polymerase Chain Reaktion (PCR) bantuan Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) untuk Surabaya, dibawa ke Tulungagung dan Lamongan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Sebut Tak Pantas Secara Etika, Mantan Keua MK Sindir Yusril Gugat AD/ART Partai Demokrat?

Risma mengaku marah karena warga Surabaya sudah mengantre untuk melakukan tes swab Covid-19. Namun, mobil PCR tersebut dibawa ke luar kota. Kejadiannya pada Mei 2020 lalu.***


Editor : inilahkoran