Banjir Sumber Sari, Ketinggian Air Fluktuatif, Puluhan Jiwa Mengungsi

Belum sepenuhnya muncul tanda-tanda banjir di Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, surut.

Banjir Sumber Sari, Ketinggian Air Fluktuatif, Puluhan Jiwa Mengungsi
Banjir Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu

INILAHKORAN, Penajam – Belum ada tanda-tanda banjir di Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, surut.

Ketinggian permukaan air masih naik-turun di berbagai titik. Jika di salah satu RT ada yang turun permukaan air, di RT lain justru mengalami peningkatan.

Untungnya, ketinggian permukaan air yang naik maksimal hanya sekitar 20 cm. Itu pun di beberapa RT saja. Di RT 2, RT 4, dan RT6, misalnya, ketinggian air naik 20 cm.

Tapi, di sejumlah titik, ketinggian air turun cukup drastis. Yang cukup signifikan di RT 09, ketinggian air di halaman warga mengalami penurunan hingg 70 cm. Kini ketinggian air tersisa 60 cm.

Pun di RT 10 dan 11, ketinggian air turun hingga 60 cm sehingga tersisa 60 dan 45 cm. Tapi, di rumah warga, air masih menggenang antara 20-45 cm.

Baca Juga: Tim Sar Berhasil Selamatkan Tujuh Anak Terjebak Banjir Padang

Banjir di Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sudah berlangsung beberapa hari ini. Pertama kali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BBD) Penajam Paser Utara menerima laporan peristiwa banjir pada Sabtu pagi lalu.

Sedikitnya ada 10 RT yang dilaporkan dilanda banjir dengan ketinggian beragam. Banjir membuat sebagian warga terpaksa mengungsi.

Tanda-tanda akan terjadinya banjir sejatinya sudah muncul pada Kamis (7/10) lalu, ketika terjadi peningkatan permukaan air di area perbatasan Desa Sumber Sari dan Desa Sebakung Makmur di Kabupaten Paser.

Air kemudian mulai melebar ke area persawahan di Desa Gunung Mulia Kabupaten Penajam Paser Utara akibat luapan air dan kiriman banjir yang terjadi di Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser.

Berdasarkan laporan terbaru BPBD Penajam Paser Utara, akibat banjir di Desa Sumber Sari, membuat 225 kepala keluarga dengan 692 jiwa jadi terdampak. Terbanyak di RT 2, 3, dan RT 11 Desa Sumber Sari.

Dari hampir 700 jiwa yang terdampak, lebih dari 100 orang di antaranya terpaksa mengungsi. Tepatnya 122 orang dari 36 KK.

Adapun mereka yang mengungsi ke tempat keluarga berjumlah 16 KK dengan 51 jiwa, mengungsi ke pasar 3 KK dengan 9 jiwa, lalu mengungsi ke Gedung Serba Guna Desa Sumber Sari sebanyak 15 KK engan 55 jiwa, dan mengungsi ke Pusban Desa Sumber Sari 7 orang dari 2 KK.***


Editor : inilahkoran