Fakta Terbaru Kematian Vanessa Angel, Dirlantas Polda Jatim Ungkap Hal Paling Fatal
Dirlantas Polda Jatim mengungkap hal paling fatal dari kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Menjadi narasumber di podcast Deddy Corbuzier, Direktur Lantas Polda Jawa Timur, M Latif Usman mengungkap fakta yang ditemukan kepolisian dari TKP kecelakaan tersebut.
"Kita lihat fakta di lapangan, tidak ada bekas rem, betul tidak ada bekas rem," ungkap M Latif Usman dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Senin, 8 November 2021.
Lutfi mengatakan jika ditemukan bekas rem bisa menjadi bukti polisi untuk menelusuri kecelakaan yang terjadi. Menurutnya bekas rem dapat terlihat namun pada TKP kecelakaan Vanessa tak ditemukan.
"Bekas rem keliatan, itu merupakan salah satu bukti untuk kita menelusuri bagaimana suatu kecelakaan terjadi," ucapnya.
Pihak kepolisian pun tengah mengumpulkan bukti dari rekaman-rekaman CCTV sebagai bahan petunjuk bagi kepolisian. Dari rekaman tersebut, tuyur Latif akan dirangkai hingga olah TKP untuk mengetahui sebab kecelakaan terjadi.
"Akan kita rangkai sampai olah TKP-nya, dan sampai dengan pemeriksaan para saksi ini untuk menentukan penyebab kecelakaan," beber Latif.
Dalam keterangannya di acara podcast tersebut, Latif mengatakan pihaknya memperoleh informasi jika beberapa KM sebelum terjadinya kecelakaan, supir dari mobil yang ditumpangi Vanessa melaju dengan kecepatan hingga 130 km/jam.
Dugaannya, hal itu yang mengakibatkan di KM 672, kendaraan yang ditungpangi Vanessa beserta suaminya oleng hingga menyentuh pembatas jalan.
"Kita sudah mendapat informasi di beberapa KM itu kecepatan 130, pada saat di KM 672, oleng ke kiri, dia sempat menyentuh pembatas yang menggunakan besi," ujarnya.
Latif mengatakan, mobil tersebut mengahantam tiang beton ujung pembatas jalan. Sehingga hal itulah yang menjadj fatal atas kecelakaan tersebut.
Sehingga menurutnya benturan itulah yang mengakibatkan mobil terpental ke lajur cepat.
"Membentur ujung beton ini sehingga terpelanting ke arah kanan lajur cepat sampai menghadap sekitar 30 meter," jelasnya.
Berdasarkan olah TKP yang dilakukan, Latif mengatakan bahwa mobil yang ditumapngi Vanessa dan Bibi tidak berguling, namun hanya berputar.
"Dilihat dari kerusakan kendaraan saya sampaikan ini kecepatan di atas 100 km/jam," ungkapnya.***(Yosep Saepul Ramdan)
Editor : inilahkoran


