Sadis! Bocah 9 Tahun di Banjarnegara Diduga Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Jurang

Seorang bocah laki-laki berumur 9 tahun diduga dibunuh dan jasadnya ditemukan di jurang pada Senin 10 Januari 2022 pagi.

Sadis! Bocah 9 Tahun di Banjarnegara Diduga Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Jurang
Seorang bocah laku-laki diduga dibunuh dan jasadnya dibuang ke jurang (tangkapan layar/Instagram/@andreli_48)

INILAHKORAN, Bandung - Seorang bocah laki-laki berumur 9 tahun diduga dibunuh dan jasadnya ditemukan di jurang pada Senin 10 Januari 2022 pagi.

Dikutip dari Instagram @andreli_48, peristiwa tersebut terjadi di Desa Wanaraja, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kejadian mengenaskan itu bermula ketika korban berinisial R bermain dengan saudaranya berinisial W di selatan desa. Namun, R tidak ikut pulang ke rumah bersama W.

Baca Juga: Empat Warga Kabupaten Bandung Terpapar varian Omicron, Begini Penjelasan Ridwan Kamil

Keluarga pun akhirnya memutuskan untuk mencari R, tapi hingga sore hari tidak ditemukan juga.

Akhirnya, pencarian dilanjutkan oleh warga sekitar dibantu beberapa personil dari Koramil Wanayasa, Polsek Wanayasa, dan beberapa relawan yang terbagi menjadi beberapa titik lokasi pencarian.

Malam harinya, setelah menyisir beberapa lokasi, ada titik terang dalam proses pencarian R dengan ditemukannya sandal jepit dan jajanan yang diduga milik R. Kemudian, pencarian pun dipersempit menjadi satu titik.

Baca Juga: Video Pria Tendang Sesajen di Semeru Bikin Gaduh, Polres Lumajang Buru sang Pelaku

Pencarian lebih difokuskan di area tebing di atas jurang, korban ditemukan pada Senin pukul 05.30 WIB persis di atas jurang, posisi korban tersangkut oleh dahan pohon.

Menurut info dari anggota Polsek Wanayasa, korban R disembunyikan di suatu tempat oleh W usai dibunuh kemudian korban dibuang ke jurang.

Baca Juga: DPRD Kota Bandung Berharap MPP Dapat Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif pelaku pembunuhan tersebut. Namun, dugaan sementara, pelaku pembunuhan tersebut ialah W yang merupakan saudara sekaligus orang terakhir diketahui bersama korban R.***


Editor : inilahkoran