Indonesia Punya Nikel, Erick Thohir Ingin Baterai Kendaraan Listrik Diproduksi di Tanah Air
Erick Thohir menegaskan nikel untuk bahan pembuatakn batrai ada di Indonesia, sehingga dia menginginkan agar investasi produksi baterai
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan nikel untuk bahan pembuatakn batrai ada di Indonesia, sehingga dia menginginkan agar investasi produksi baterai kendaraan listrik harus di negara ini.
"Apa kita rela nikel kita diekspor semua ke luar negeri. Yang buat baterai kendaraan listriknya orang (negara) lain, sudah baterainya dibuat kemudian dikirim ke Indonesia dan kita lagi yang beli,” ucap Erick Thohir dikutip dari Antara, Sabtu, 15 Januari 2022.
“Karena itu kita ubah dan cerdas, kalau mau mempergunakan nikel kita maka (harus) investasi produksi baterai kendaraan listrik di Indonesia," sambungnya.
Baca Juga: 14 Pelajar dan Tenaga Pendidik di Jakarta Terpapar Covid-19, Riza Patria: Bukan Omicron
Baca Juga: Rain Umumkan Akan Tindak Lanjuti Penyebaran Video Hoax Dirinya! Ini Pernyataan Agensi SAA
Erick Thohir tidak ingin Indonesia yang menjadi pasar mobil terbesar di Asia Tenggara, akan tetapi investasi sarana produksinya di Thailand.
"(Itu) Salah? Tidak, kita yang mesti introspeksi kenapa kita kalah sama Thailand. Kalau sekarang Thailand tidak produksi nikel, investasi mobil listriknya masih di Thailand maka ada yang salah dari kita,” Erick Thohir.
“Karena itu kita harus paksakan produksinya harus di sini, kalau tidak mau (investasi) maka tidak usah kita memberikan nikelnya," imbuhnya.
Editor : inilahkoran


