Waduh! Jubir Wapres Bilang Bakal Ada Pembatasan Umrah, Ini Penjelasannya!
Pemerintah akan melakukan pembatasan ibadah umrah, hal ini disampaikan Juru Bicara Wakil Presiden Maâruf Amin, Masduki Baidlowi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Pemerintah akan melakukan pembatasan ibadah umrah, hal ini disampaikan Juru Bicara Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi.
Dia mengatakan akan ada pembatasan terhadap kegiatan ibadah umrah, sebagai upaya meminimalkan penularan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia.
"Wapres menyinggung soal umrah, tetapi belum ada keputusan pasti apakah akan dibuka atau tidak,” ucap Masduki Baidlowi dikutip dari Antara, Senin, 17 Januari 2022.
Baca Juga: Wih Mantap, Para Dosen SBM ITB Masuk Jajaran Peneliti Top Dunia
“Kesimpulannya, ke luar negeri termasuk untuk umrah itu akan dibatasi, disarankan untuk tidak dulu karena berbahaya," imbuhnya.
Masduki Baidlowi membeberkan bahwa saat ini pemerintah tengah meningkatkan kewaspadaan sebagai langkah antisipatif mencegah meluasnya penularan Omicron di masyarakat.
"Kami berhati-hati menghadapi itu, sebagaimana kasus-kasus di bulan Juni dan Juli (2021) dengan kasus-kasus (varian) Alfa dan Delta," ujar Masduki Baidlowi.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Anggaran Rp451 Triliun Termasuk untuk Bansos, Begini Cara Cek Nama Penerima
Sementara itu, terkait pembatasan kegiatan umrah, Kementerian Agama (Kemenag) menghentikan sementara penerbangan jamaah mulai Sabtu, 15 Januari 2022.
Giat tersebut dilakukan sebagai upaya mengevaluasi skema one gate policy (OGP) dan mencegah penularan Omicron.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 16 Januari 2022.
Baca Juga: Kakak Laura Anna Bongkar Aib Gaga Muhammad, Mulai dari Dugem hingga Minta Diamond Harga Ratusan Ribu
"Kami akan mengkaji konsep OGP secara menyeluruh, dengan melihat perkembangan yang terjadi. Di saat virus Omicron makin berkembang di beberapa negara, termasuk Indonesia dan Arab Saudi," kata Hilman.
Skema OGP tersebut mewajibkan seluruh jemaah umrah yang tiba di Asrama Haji Pondok Gede langsung melakukan screening kesehatan dan kelengkapan dokumen.
Sekitar 1.731 orang telah berangkat umrah sejak Sabtu, 8 Januari 2022 melalui Asrama Haji Embarkasi Pondok Gede Jakarta.
Jemaah umrah yang berangkat pada tanggal tersebut dijadwalkan kembali tiba di Jakarta pada Senin, 17 Januari 2022. Kemenag kemudian akan mengevaluasi dan mendeteksi jemaah terkait penularan COVID-19 varian Omicron.***
Editor : inilahkoran

