Kemenkes Beberkan Data 4 Daerah yang Terpapar Omicron Transmisi Lokal, DKI Jakarta Paling Banyak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membeberkan data empat daerah yang telah terpapar Covid-19 varian Omicron berasal dari transmisi lokal.

Kemenkes Beberkan Data 4 Daerah yang Terpapar Omicron Transmisi Lokal, DKI Jakarta Paling Banyak
Kemenkes Beberkan Data 4 Daerah yang Terpapar Omicron Transmisi Lokal, DKI Jakarta Paling Banyak

INILAHKORAN, Bandung – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membeberkan data empat daerah yang telah terpapar Covid-19 varian Omicron berasal dari transmisi lokal.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengungkap empat provinsi di Tanah Air sudah terdeteksi terpapar Covid-19 varian Omicron.

Menurut Siti Nadia Tarmizi, temuan kasus Omicron di empat wilayah tersebut berasal dari transmisi lokal.

Siti Nadia Tarmizi menerangkan pun menyebutkan empat provinsi yang terpapar Covid-19 varian Omicron, antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten.

Baca Juga: Badas! Pemuda Seperti Ini Dijamin Masuk Surga, Begini Penjelasan Ustadz Hanan Attaki

Baca Juga: Tahun Ini Juga, Ridwan Kamil Tentukan Partai Politik Labuhannya di Pilpres 2024

Dari keempat provinsi yang telah terpapar Covid-19 varian Omicron, Siti Nadia Tarmizi DKI Jakarta menjadi daerah dengan temuan kasus terbanyak.

“Banten ada 11, DKI Jakarta 148, Jawa Barat 6, dan Jawa Timur 9,” ungkapnya Siti Nadia Tarmizi dikutip dari PMJ News, Rabu, 19 Januari 2022.

Menurut Nadia, total kasus Omicron di Indonesia saat ini sebanyak 822 orang. Dari jumlah itu, 649 kasus dikontribusi oleh pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan, 174 lainnya transmisi lokal.

Baca Juga: Sentul City Tertipu Mafia Tanah, Ini Penjelasan BPN Kabupaten Bogor

Baca Juga: Sering Bikin Keputusan Salah dan Anggap Peluang David da Silva Offside, Ternyata Gaji Wasit Fantastis

“Kasus Omicron pelaku perjalanan luar negeri terbanyak asal negara keberangkatan Arab Saudi sebanyak 113, Turki sebanyak 107, Amerika Serikat sebanyak 72, Malaysia sebanyak 57, dan Uni Emirat Arab sebanyak 47,” tandasnya.***


Editor : inilahkoran