INILAH, Jakarta – Calon pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 mengeluh. Kenapa?
Pasalnya, server Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) milik Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) bermasalah dan sulit diakses, sehingga peserta harus mengantre lama dan mereka pun panik.
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir merespons keluhan yang dirasakan para calon pendaftar SBMPTN 2019 yang dibuka sejak Jumat (1/3/2019) itu.
Dia telah memanggil panitia LTMPT dan PT Telkom selaku penyedia server untuk membahas tentang peningkatan jaringan.
Dia menjelaskan, tujuannya agar pendaftaran UTBK pada SBMPTN 2019 tidak lagi meresahkan para calon pendaftar.
“Karena masalah jaringan ini kami memanggil panitia dan PT Telkom untuk meningkatkan jaringan ini,” kata Nasir pada saat kunjungan kerja di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa pagi (5/3/2019), dalam siaran persnya.
Nasir menuturkan, PT Telkom telah memperlebar kapasitas jaringan dan kemampuan mesin untuk membuka situs sehingga semua bisa masuk di saat bersamaan.
Seperti diketahui, jadwal pendaftaran UTBK SBMPTN 2019 dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama digelar pada 1-24 Maret dan kedua pada 25 Maret-1 April.
Sedangkan untuk pelaksanaan UTBK gelombang pertama akan berlangsung pada 13 April-4 Mei dan gelombang kedua pada 11 Mei -26 Mei.