Nekat Berangkat Meski Sakit, Perjuangan Umuh Muchtar ke Lampung Berbuah Manis
Manajer Persib Umuh Muchtar meluapkan kebahagiannya. Pasalnya perjuangannya ke Lampung meski dalam keadaan sakit, berbuah manis.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Manajer Persib Umuh Muchtar meluapkan kebahagiannya. Pasalnya perjuangannya ke Lampung meski dalam keadaan sakit, berbuah manis.
Tim kebanggaannya Persib Bandung berhasil meraih kemenangan atas Bhayangkara FC dalam laga pekan ke-30 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026) malam.
Menurutnya, Persib tampil luar biasa pada laga itu. Apalagi timnya ini sempat kebobolan dua gol lebih dulu hingga akhirnya berhasil membalikkan keunggulan menjadi 2-4.
“Saya itu sebenarnya sakit, tapi malam-malam jam 10 an saya kepikiran dan langsung mencari tiket. Alhamdulillah akhirnya dapat tiket dan pagi-pagi saya berangkat ke Lampung,” ungkap Umuh, Jumat (1/5/2026).
Umuh bersyukur lantaran perjuangannya untuk bisa ke Lampung tak sia-sia. Persib Bandung berhasil meraih kemenangan setelah mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-4.
“Alhamdulillah ini saya sangat senang, saya gembira, jadi terbayarlah capek saya, sakit saya ini dengan kemenangan ini. Ya inilah kecintaan saya ke Persib, kecintaan saya kepada Persib. Udah apapun saya harus selalu ada dengan Persib begitu, tapi sampai tahun inilah mungkin, gitu. Alhamdulillah kita mendapat poin penuh ini ya dengan susah payah. Bayangkan kita 2-0, 45 menit,” kata Umuh.
Umuh yang juga Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini pun mengaku sempat memberikan motivasi kepada para pemainnya di ruang ganti saat jeda babak pertama.
“Saya bilang “jangan takut kalian! Semua harus pikiran kalian, otak kalian dua kali lipat! Tenaga kalian walaupun capek saya juga mengerti kalian capek, dua kali lipat! Habiskan di sini, habiskan di sini! Ini final, ini final!” gitu. Ya Alhamdulillah anak-anak ya, Alhamdulillah para pemain dengar dan akhirnya bisa membawa poin ya, melibas 4-2 juga gitu. Alhamdulillah inilah yang saya harapkan,” bebernya.
Tidak hanya itu, lanjutnya, pelatih Bojan Hodak juga meluapkan kemarahannya hingga membuat motivasi para pemain kembali meningkat.
“Saya lihat lagi Bojan marah, ya. Baru lihat lagi Bojan marah. Nah inilah saya senang dengan pelatih seperti itu, mana waktunya marah, mana waktunya baik, begitu. Ini persis dengan kejadian di Singapura, Bojan kemarin marah. Benar-benar saya lihat ya, itulah nah harus begitu kalau jadi pemimpin, pelatih. Di mana waktunya baik, mana waktunya tidak baik,” tuturnya.
Meski demikian, Umuh memahami perjuangan Persib di musim ini belum berakhir. Setidaknya tersisa empat laga untuk mengetahui siapa yang menjadi juara Super League 2025/2026.
Editor : Doni Ramdhani

