Nekat Menyeberang Perlintasan KRL, Pria Tewas Tertabrak KRL di Perlintasan Underpass Jalan Sholis Bogor

Seorang pria bernama Iqbal (27) meregang nyawa usai nekat menyeberang perlintasan KRL Commuter Line di wilayah Underpass Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal pada Rabu 31 Januari 2024 malam. Atas kejadian ini Polisi mengimbau masyarakat tak nekat melintasi rel di malam hari.

Nekat Menyeberang Perlintasan KRL, Pria Tewas Tertabrak KRL di Perlintasan Underpass Jalan Sholis Bogor
Kapolsek Tanah Sareal Kompol Ariani mengatakan, peristiwa tragis yang diawali korban nekat menyeberang perlintasan KRL itu terjadi Rabu 31 Januari 2024 sekitar pukul 21.30 WIB. Korban merupakan warga Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Bogor - Seorang pria bernama Iqbal (27) meregang nyawa usai nekat menyeberang perlintasan KRL Commuter Line di wilayah Underpass Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal pada Rabu 31 Januari 2024 malam. Atas kejadian ini Polisi mengimbau masyarakat tak nekat melintasi rel di malam hari.

Kapolsek Tanah Sareal Kompol Ariani mengatakan, peristiwa tragis yang diawali korban nekat menyeberang perlintasan KRL itu terjadi Rabu 31 Januari 2024 sekitar pukul 21.30 WIB. Korban merupakan warga Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara.

"Ya, berdasarkan keterangan saksi, saat detik-detik kejadian korban diketahui berlari hendak menyeberang perlintasan KRL Commuter Line," ungkap Ariani kepada wartawan pada Kamis 1 Februari 2024.

Arian memaparkan, saat itu muncul KRL Commuter Line dari arah Jakarta menuju Stasiun Bogor, seketika korban pun tertabrak hingga terpental dan dinyatakan tewas di tempat.

"Jadi ada saksi, salah satu pedagang di sekitar lokasi kejadian yang melihat insiden tersebut. Pada saat saksi mata tutup dagangannya dan mau berangkat pulang dari jualan melihat ada yang nyebrang seorang laki-laki. Selintas pedagang itu tidak mengenal laki-laki  tersebut. Laki-laki itu ketabrak kereta arah dari Jakarta menuju Bogor," tutur Ariani.

"Setelah diperiksa, ternyata betul ada korban tertabrak kereta. Selanjutnya saksi melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedungbadak," tambah Ariani.

Ariani menjelaskan, saat itu pihaknya berkoordinasi dengan jajaran Inafis Polresta Bogor Kota untuk mengevakuasi korban. Usai ditangani petugas, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor guna ditangani lebih lanjut.

"Petugas langsung membawa korban ke RSUD Kota Bogor korban masih di RSUD, hingga saat ini kami masih mendalami penyebabnya," jelasnya.

Arian memaparkan, atas insiden itu kepolisian mengimbau agar warga masyarakat tidak gegabah dan mengambil resiko jika hendak menyebrang perlintasan kereta yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

"Kepada masyarakat yang melintas agar selalu berhati-hati dan waspada bila ada tanda peringatan kereta, serta jangan menerobos pintu kereta bila palang pintu sudah tertutup," pungkasnya. (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani